Berstatus Kawasan Wisata Super Premium, Jokowi Batasi Jumlah Wisawatan di Labuan Bajo

Jokowi memerintahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama menarik devisa sebanyak-banyaknya melalui pengembangan destinasi wisata.

Berstatus Kawasan Wisata Super Premium, Jokowi Batasi Jumlah Wisawatan di Labuan Bajo
Biro Pers Setpres/Rusman
Presiden Joko Widodo melihat kawasan wisata Puncak Waringin di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (10/7/2019) 

PRESIDEN Jokowi memerintahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama menarik devisa sebanyak-banyaknya melalui pengembangan destinasi wisata.

Terlebih, ada tambahan destinasi baru di luar Bali, seperti Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur, Danau Toba, Manado, dan lainnya.

‎"Masing-masing wisata ada segmentasinya."

Bakal Bantu Korban First Travel Umrah, Menag: Yang Kaya Tidak Usah, Relakan Saja Jadi Pahala

"Mana yang super premium, medium ke bawah, dan mana wisata ramai-ramai," ujarnya saat membuka Kompas100 CEO Forum 2019 di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019).

Dia ‎berharap pada 2020, infrastruktur ke lokasi wisata termasuk calendar of event bisa rampung. Sehingga, langsung dilakukan promosi secara besar-besaran.

"Saya sudah kasih arahan ke Menpar, kalau semua sudah selesai silakan promo besar-besaran. Wisatawan akan datang sendiri kalau liat hal berbeda," tuturnya.

270 Orang Jadi Korban Empat Penipu Bermodus Jual Perumahan Syariah, Rp 23 Miliar Melayang

Jokowi mencontohkan, Maret nanti Yogyakarta International Airport rampung 100 persen. Dari sana, ada jalan langsung menuju Borobudur sehingga lebih dekat.

Nantinya kawasan Borobudur menjadi wisata yang wajib dikunjungi oleh turis mancanegara. ‎

Jokowi juga menyinggung kawasan Labuan Bajo di NTT.

Tsani Annafari Mundur karena Tak Ada Jabatan Penasihat di UU KPK Hasil Revisi

Dia mengingatkan perlu adanya kuota wisatawan di Labuan Bajo, ‎karena itu merupakan kawasan wisata super premium.

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved