Breaking News:

Tsani Annafari Mundur karena Tak Ada Jabatan Penasihat di UU KPK Hasil Revisi

WAKIL Ketua KPK Alexander Marwata membenarkan penasihat KPK Mohammad Tsani Annafari mengajukan surat pengunduran diri.

RIBUNNEWS/HERUDIN
Moh Tsani Annafari saat dilantik sebagai penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Auditorium Gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/7/2017). 

WAKIL Ketua KPK Alexander Marwata membenarkan penasihat KPK Mohammad Tsani Annafari mengajukan surat pengunduran diri.

Kata Alex, Tsani akan mundur per 1 Desember 2019.

"Yang bersangkutan mengajukan pengunduran diri per 1 Desember (2019) sudah resign," ujar Alex di kawasan Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019).

Jokowi Minta Indonesia Finis Dua Besar di SEA Games 2019, Menpora Langsung Hitung Ulang Target Emas

Alex menjelaskan, Tsani mundur karena dalam Undang-undang KPK Nomor 19 Tahun 2019 sudah tidak ada lagi posisi penasihat.

Posisi tersebut diganti Dewan Penasihat.

Sedangkan dua penasihat KPK yang lain, Sarwono Sutikno dan Budi Santoso, akan menyusul mundur saat dewan pengawas dilantik.

Tiga Pegawai KPK Mundur karena Menolak Jadi ASN, Sudah Dapat Tempat Kerja Pengganti yang Bagus

"Tanggal 21 Desember itu nanti dia dengan dilantiknya dewan pengawas, posisi penasihat sudah enggak ada."

"Pak Sarwono dan Pak Budi Santoso sampai dilantiknya dewan pengawas baru mengundurkan diri," tuturnya.

Alasan lain mundurnya Tsani, kata Alex, karena yang bersangkutan akan kembali ke instansi asalnya di Ditjen Bea Cukai.

PBNU Usulkan Presiden dan Wapres Kembali Dipilih MPR, Juga Minta Utusan Golongan Dihidupkan Lagi

Di sana, Tsani kemungkinan akan mendapat promosi jabatan.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved