Berita Duka

Anies Mengungkapkan Pembangunan Jakarta Banyak Fasilitas Pejalan Kaki Sarat dengan Keinginan Ciputra

Jakarta terintegrasi dengan banyak fasilitas bagi pejalan kaki, seperti revitalisasi trotoar maupun integrasi halte transportasi umum.

Anies Mengungkapkan Pembangunan Jakarta Banyak Fasilitas Pejalan Kaki Sarat dengan Keinginan Ciputra
Warta Kota/Rizki Amana
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, saat melayat ke semayaman mendiang Ir. Ciputra. 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengatakan, pembangunan Jakarta yang sedang berlangsung di era kepemimpinannya sarat dengan wujud harapan dan keinginan dari mendiang Ir Ciputra.

Menurutnya, Ir Ciputra kerap menyampaikan keinginan membangun Jakarta menjadi kota yang lebih banyak memiliki fasilitas bagi para pejalan kaki.

Terungkap Kematian Model yang Tanpa Busana Terjadi karena Pembunuhan Usai Melakukan Hubungan Bertiga

Hal itu pun tak luput menjadikan pedoman Anies dalam mebangun wilayah Jakarta yang terintegrasi dengan banyak fasilitas bagi pejalan kaki, seperti revitalisasi trotoar maupun integrasi halte transportasi umum.

"Keinginannya (mendiang Ir. Ciputra) adalah bagaimana Jakarta jadi kota dimana warganya lebih banyak berjalan kaki, lebih berinteraksi. Persis yang kita kerjakan pula sekarang, lebih banyak trotoar," kata Anies seusai melayat di semayaman mendiang Ir. Ciputra di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2019).

Ia menjelaskan, gagasan itu didapatnya ketika kerpa berkomunikasi dengan mendiang, dan sebelum dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Anies menilai, dalam setiap gagasan pembangunan yang dicanangkan mendiang merupakan kombinasi dari beberapa terapan ilmubyang dimiliki oleh Ir Ciputra.

Bocah 5 Tahun Tewas Dimasukkan di Kandang Kucing Disiksa Pakai Sendok Panas dan Disiram Air Panas

Menurutnya, kombinasi itu memang dasar dari kepribadian mendiang Ir. Ciputra dalam melakoni profesinya sebagai salah satu pebisnis properti terbesar di Indonesia.

"Kemampuan teknis, kemampuan enterpreneur, dan kemampuan menejerial. Itu tiga komponen yang terasa sekali didalam pribadinya Pak Ciputra," pungkasnya.

Mendiang Ir. Ciputra telah memulai karir sebagai arsitektur dari tahun 1960-an dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membentuk PT Pembangunan Jaya.

Proyek pertama dalam kerjasama itu adalah membangun sebuah pusat belanja modern pertama di Indonesia di atas lahan seluas 15 hektare yang dikenal sebagai Pasar Senen.

Halaman
1234
Penulis: Rizki Amana
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved