Breaking News:

270 Orang Jadi Korban Empat Penipu Bermodus Jual Perumahan Syariah, Rp 23 Miliar Melayang

APARAT Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk empat penipu berkedok penjualan perumahan syariah pada 7 dan 8 November 2019.

WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Konferensi pers Kapolda Metro Jaya soal kasus penipuan berkedok penjualan perumahan syariah, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/11/2019). 

APARAT Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk empat penipu berkedok penjualan perumahan syariah pada 7 dan 8 November 2019.

Para pelaku sudah melakukan aksinya sejak 2015.

Tercatat, ada 270 korban yang sudah menyetorkan uangnya ke mereka, namun sampai kini perumahan yang ditawarkan tidak juga rampung.

Tsani Annafari Mundur karena Tak Ada Jabatan Penasihat di UU KPK Hasil Revisi

Sedikitnya 4 pelaku ini sudah meraup uang para korbannya hingga Rp 23 miliar.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, kelompok ini dikenal dengan sebutan Ade Cs.

Ade berperan sebagai pendiri perusahaan pengembang fiktif yang membangun sejumlah perumahan syariah di Jakarta, Bekasi, Bandung, dan Lampung.

Mundur Sebagai Penasihat KPK, Mohammad Tsani Annafari Kembali ke Bea Cukai

Sedangkan tiga rekannya berperan sebagai marketing.

"Modus operandinya para tersangka menawarkan kepada masyarakat pembangunan perumahan syariah."

"Dengan melakukan kegiatan di antaranya mereka menunjukkan lokasi perumahan."

Penggugat Cantumkan Undang-undang Perkawinan dalam Objek Permohonan, MK Tolak Uji Materi UU KPK

"Kemudian melakukan ground breaking, juga membuat rumah-rumah contoh untuk meyakinkan korbannya,” kata Gatot di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/11/2019).

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved