Pemilu 2019

Bawaslu Jabar Sebut Ada 942 Pelanggaran di Pemilu 2019

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mencatat bahwa pada saat Pemilu 2019 yang telah lalu ada 942 pelanggaran.

Bawaslu Jabar Sebut Ada 942 Pelanggaran di Pemilu 2019
Tribunnews.com
Ilustrasi 

CISARUA, WARTAKOTALIVE.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mencatat bahwa pada saat Pemilu 2019 yang telah lalu ada 942 pelanggaran

Namun, Bawaslu Jabar tetap menilai pelaksanaan Pemilu 2019 itu demokrasi sudah terlaksana lebih maju.

"Penanganan pelanggaran administrasi lewat persidangan. Juga kasus politik uang, empat kasus sudah divonis, tiga di antaranya menjerat calon peserta pemilu.

"Solusi pemilihan umum ke depan agar demokrasi di wilayah ini lebih maju butuh komitmen penegak hukum dan kerja kultural yang makin mengefektifkan pemilih rasional, bukan transaksional hingga menimbulkan efek bola salju,” ungkap Yusuf Kurnia, Anggota Bawaslu Jawa Barat kepada wartawan di sela-sela Media Gathering Bawaslu Kabupaten Bogor di Puncak Raya Hotel and Convention, 26-27 November 2019.

Menurutnya, efek bola salju akan makin besar gaungnya, jika sumber kekuatannya berupa langkah perubahan struktural dipadukan dengan kerja kultural dari personel Bawaslu.

Apalagi bila sumber bola salju itu digelindingkan dari Kabupaten Bogor, satu dari 27 kota/kabupaten terbesar di Jawa Barat.

Berpenduduk 6,2 juta jiwa, setara dengan Provinsi Gorontalo.

Yusuf menjelaskan bahwa di provinsi terbesar pemilihnya di Indonesia ini terdapat 942 pelanggaran pemilu 2019, terbesar yaitu 620 temuan hasil pengawassn pemilih. Sumber pelaporan dari peserta pemilu.

“Dari pemantau pemilu atau individu masih terbatas. Padahal publik yang punya otentisitas, yang genuine,” ujarnya.

Dari pelanggaran itu terdapat 14 kasus yang divonis di pengadilan, terbanyak kasus politik uang hingga pembatalan kandidat sebagai peserta pemilu, selebihnya soal pengrusakan alat peraga kampanye dan ijazah kandidat.

Terkait kasus kepala desa ada dua yang divonis di pengadilan, yakni dari Garut dan Kabupaten Bandung. (akn)

Penulis: Adi Kurniawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved