Berita Internasional

3 Nelayan Indonesia Diculik Kelompok Abu Sayyaf, Minta Tolong Jokowi Bebaskan

Ketiga nelayan asal Indonesia diculik saat sedang mencari ikan di perairan Lahad Datu, Malaysia.

3 Nelayan Indonesia Diculik Kelompok Abu Sayyaf, Minta Tolong Jokowi Bebaskan
Tangkap Layar The Star
Kelompok Abu Sayyaf culik dan sandera tiga WNI dan kelompok Abu Sayyaf minta tebusan Rp 8 miliar. 

2. Kelompok Abu Sayyaf minta tebusan Rp 8 miliar

Para anggota Kelompok Abu Sayyaf, yang berikrar setia kepada ISIS dan dikenal sebagai kelompok garis keras, yang kerap melancarkan serangan bom, pemancungan, pemerasan dan penculikan untuk meminta tebusan di Filipina selatan.
Para anggota Kelompok Abu Sayyaf, yang berikrar setia kepada ISIS dan dikenal sebagai kelompok garis keras, yang kerap melancarkan serangan bom, pemancungan, pemerasan dan penculikan untuk meminta tebusan di Filipina selatan. (aljazeera.com)

Dari rekaman video yang dirilis ke Facebook pada Sabtu pekan lalu, salah satu korban mengungkapkan bahwa penculiknya meminta tebusan hingga Rp 8 miliar.

Sementara itu, Judha mengatakan, saat ini pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk membebaskan ketiga korban.

"Pemerintah RI terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia dan Filipina untuk upaya pembebasan para sandera WNI tersebut," tuturnya.

Nelayan Keluhkan Sulitnya Urus Izin Melaut, Menteri Edhy Prabowo Janji Sederhanakan Perizinan

 3. Identitas ketiga nelayan yang disandera

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, tiga nelayan Indonesia itu diidentifikasi diketahui bernama Maharudin Lunani (48), anaknya Muhammad Farhan (27), dan kru kapal Samiun Maneu (27).

Dalam video berdurasi 43 detik yang dirilis pekan lalu, Samiun menyebut diri mereka sebagai nelayan Indonesia dan bekerja di Malaysia.

"Kami ditangkap oleh Kelompok Abu Sayyaf pada 24 September 2019," ujar Samiun dalam bahasa Indonesia.

Mereka meminta perusahaan maupun pemerintah membebaskan mereka.

"Kami meminta kepada Presiden Indonesia untuk membebaskan kami. Mereka (Abu Sayyaf) meminta tebusan 30 juta peso (Rp 8 miliar)," ucap Samiun.

Abu Sayyaf Ancam Habisi Keluarga Korban Jika Uang Tebusan 250 Juta Peso Tak Dibayar

Halaman
123
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved