Breaking News:

Staf Khusus Jokowi

Wapres Ma'ruf Amin Tunjuk Delapan Staf Khusus, Puan Maharani: Bukan Masalah yang Perlu Dipersoalkan

Lah, itu kan memang kan wapres mempunyai diskresi atau hak untuk mempunyai staf khusus dalam kerja kerja beliau

Wartakotalive.com/tangkap layar Kompas Tv
Ilustrasi: Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ida Fauziah mencium tangan Wapres KH Maruf Amin usai menerima SK pengangkatan sebagai Menteri Tenaga Kerja Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019). 

Kondisi ini pun membuat Ketua DPP Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago angkat bicara.

Dia menyatakan, nominal gaji ketujuh stafsus yang mereka terima dinilai wajar.

"Stafsus menteri gajinya 24 juta per bulan, Mungkin kalau stafsus presiden dua kali lebih tinggi nggak kenapa kali ya," kata Irma kepada Tribunnews, Sabtu (23/11/2019).

Sering Berlibur Sambil Bulan Madu, Syahrini dan Reino Barack Terus Berusaha Mendapatkan Buah Hati

Namun demikian, kata Irma, gaji tersebut harus berbanding lurus dengan kinerja yang dilakukan oleh ketujuh stafsus tersebut.

"Sepanjang kinerja atau output yang diperoleh (Stafsus) juga seimbang," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi resmi memiliki tujuh staf khusus (Stafsus) baru yang berasal dari kalangan milenial.

Ketujuh milenial stafsus ini sudah diperkenalkan pada Kamis (21/11/2019) kemarin di Istana Merdeka, Jakarta.

Jokowi berujar mereka nantinya tidak diwajibkan untuk bertemu dengannya setiap hari.

Tidak harus berkantor full time, mereka tetap dituntut terikat pada Presiden Jokowi. Kabarnya gaji mereka sebesar Rp 51 juta per bulan.

Kurangi Manggung Karena Diduga Sedang Hamil, Syahrini Minta Didoakan

Kini hal tersebut menjadi pro kontra. Lantas bagaimana istana menyikapi hal ini? Pasalnya banyak pihak merasa para stafsus bakal bekerja setengah-setengah.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved