Staf Khusus Jokowi

Wapres Ma'ruf Amin Tunjuk Delapan Staf Khusus, Puan Maharani: Bukan Masalah yang Perlu Dipersoalkan

Lah, itu kan memang kan wapres mempunyai diskresi atau hak untuk mempunyai staf khusus dalam kerja kerja beliau

Wapres Ma'ruf Amin Tunjuk Delapan Staf Khusus, Puan Maharani: Bukan Masalah yang Perlu Dipersoalkan
Wartakotalive.com/tangkap layar Kompas Tv
Ilustrasi: Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ida Fauziah mencium tangan Wapres KH Maruf Amin usai menerima SK pengangkatan sebagai Menteri Tenaga Kerja Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019). 

Ketua DPR Puan Maharani menilai, penunjukan delapan staf khusus Wakil Presiden Ma'ruf Amin bukan menjadi sesuatu yang mesti dipersoalkan.

Puan berpendapat, wapres memiliki hak untuk mempunyai staf khusus dan maksimal delapan orang.

"Lah, itu kan memang kan wapres mempunyai diskresi atau hak untuk mempunyai staf khusus dalam kerja kerja beliau sebagai wapres banyaknya delapan," kata Puan di Plaza Senayan, Jakarta, Senin (25/11/2019).

Habib Rizieq Dipastikan Segera Pulang, Pemerintah Indonesia Sedang Negosiasi dengan Arab Saudi

Terungkap Alasan Ahok Tak Ditunjuk Jadi Dirut Pertamina, Meski Komut Tetap Menggetarkan Mafia Migas

Puan mengatakan, semua staf khusus tersebut memiliki rekam jejak dan kriteria yang disesuaikan dengan kebutuhan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, untuk membantu pekerjaannya.

 "Jadi, kalau yang sekarang ini semua staf khusus itu harus mempunyai kriteria dan background yang memang disesuaikan, untuk membantu kerja-kerja wapres," ujar dia.

Sebelumnya, Ma'ruf Amin mengumumkan delapan staf khusus yang akan membantunya dari beberapa bidang.

Pengumuman delapan orang staf khusus itu disampaikan langsung Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Senin (25/11/2019).

"Saya menyampaikan salam dari Pak Wapres bahwa beliau baru saja memanggil seluruh staf khusus yang sudah mendapatkan surat keputusan dari Presiden, ada 8 orang staf khusus," kata Masduki.

Berikut adalah 8 nama Staf Khusus Wapres:

1. Mohamad Nasir, mantan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sebagai Staf Khusus Wapres bidang Reformasi Birokrasi

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved