Breaking News:

Aksi 212

Fahri Hamzah Minta Reuni Akbar PA 212 Jangan Dibenturkan Kepada Pemerintahan Jokowi

Jelang Reuni Akbar PA 212 pada 2 Desember 2019 Fahri Hamzah minta agar Reuni Akbar PA 212 jangan dibenturkan kembali kepada Pemerintahan Jokowi

KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019) 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun telah mengizinkan perhelatan bertema Maulid Nabi itu.

Menurut Anies, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jakarta sudah bermusyawarah berkaitan dengan kegiatan.

"Nah, dari situ kesimpulannya memang diberikan izin," ujar Anies, 22 November 2019.

Sehari sebelumnya, Ketua Umum Persaudaraan Alumni Slamet Maarif juga menyatakan Reuni Akbar Mujahid 212 yang digelar ketiga kalinya tersebut telah mengantongi izin.

"Perizinan insyallah sudah berjalan baik dan lancar, tidak mengalami hambatan berarti, pemberitahuan pun sudah dilayangkan," ujarnya.

Gaungnya beda

Jika dulu, gerakan 212 pada Desember 2016 dipicu oleh kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dituduh menista agama, kini sungguh beda.

Kelompok ini tampak belum memiliki isu yang kuat untuk bisa menggerakan masyarakat luas. Gaungnya kali ini akan jauh berbeda.

Mereka mungkin akan mengangkat isu seperti ucapan Sukmawati Soekarnoputri yang dianggap menghina Islam.

Hal itu juga diungkap oleh ketua panitia Reuni 212, Awit Masyhuri.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved