Aksi 212

Fahri Hamzah Minta Reuni Akbar PA 212 Jangan Dibenturkan Kepada Pemerintahan Jokowi

Jelang Reuni Akbar PA 212 pada 2 Desember 2019 Fahri Hamzah minta agar Reuni Akbar PA 212 jangan dibenturkan kembali kepada Pemerintahan Jokowi

Fahri Hamzah Minta Reuni Akbar PA 212 Jangan Dibenturkan Kepada Pemerintahan Jokowi
KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019) 

Jelang Reuni Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang akan dilangsungkan di Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat pada tanggal 2 Desember 2019 mendatang, isu perpecahan kembali berkembang.

Fahri Hamzah minta kepada seluruh pihak agar Reuni Akbar PA 212 jangan dibenturkan kembali kepada Pemerintahan Jokowi.

Permintaan itu disampaikan Fahri Hmazah lewat akun twitternya @fahrihamzah; pada Selasa (26/11/2019).

Dalam Postingannya, dirinya melampirkan sebuah artikel berjudul 'Manuver Anies & Reuni 212: Faktor Inilah yang Bikin Jokowi Tak Cemas' yang ditulis oleh Anas M.

Maulid Akbar 212 Tidak Peduli Ahok Jadi Komisaris BUMN dan Tidak Pernah Membahasnya

Postingan tersebut dianggap Fahri Hamzah tidak rekonsiliatif dan tidak mencerminkan sikap toleransi antar umat beragama.

Sikap yang menurutnya justru memperkeruh keadaan dalam menyelesaikan perbedaan yang bergejolak selama empat tahun belakangan.

"Pagi sahabat, Ini yg tidak rekonsiliatif...," tulis Fahri Hamzah

Sebab diketahui, perpecahan terjadi pasca kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok pada tahun 2016 silam.

Konflik pun semakin mengerucut pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada tahun 2017.

Selain itu, isu toleransi beragama pun berulang kali mencuat ketika Sukmawati Soekarno Putri yang membandingkan kidung Indonesia yang lebih indah dari lantunan Adzan.

Halaman
1234
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved