Berita Video

VIDEO: Musyawarah Majelis Hakim Belum Selesai, Sidang Perdata Putusan Aset First Travel Ditunda

"Sidang ditunda karena musyawarah majelisnya belum selesai," ujar Nanang kepada wartawan di ruang kerjanya, PN Depok, Cilodong, Depok, Senin (25/11/20

WARTA KOTA/VINI RIZKI AMELIA
Humas Pengadilan Negeri Depok Nanang Herjunanto, saat memberikan keterangan terkait penundaan sidang perdata putusan aset First Travel di ruang kerjanya, Depok, Senin (25/11/2019). 

PENGADILAN Negeri (PN) Depok menunda sidang putusan aset First Travel.

Humas PN Depok Nanang Herjunanto mengatakan, sidang akan dilanjutkan pada Senin (2/12/2019) pekan depan, dengan agenda mendengarkan vonis majelis hakim.

"Sidang ditunda karena musyawarah majelisnya belum selesai," ujar Nanang kepada wartawan di ruang kerjanya, PN Depok, Cilodong, Depok, Senin (25/11/2019).

Sidang Putusan Perdata Aset First Travel Ditunda, Jemaah Teriak Innalillahi Lalu Pingsan

Jika nanti musyawarah selesai, maka majelis hakim yang diketuai Ramon Wahyudi dan beranggotakan Yulinda Trimurti serta Nugraha Medica Prakarsa, akan memutuskan vonis kasus tersebut.

Namun, Nanang mengaku tak mengetahui apakah pada Senin (2/12/2019) nanti majelis akan kembali menunda atau sudah memegang hasil dari musyawarah tersebut.

"Itu kewenangan majelis hakimnya. Kalau sudah selesai (musyawarah) baru bisa diputus," tutur Nanang.

Humphrey Djemat Ungkap Ada Calon Menteri Jokowi Dipalak Rp 500 Miliar oleh Parpol, Siapa?

Pada sidang sebelumnya, yakni dua minggu lalu, majelis mengagendakan sidang putusan.

Nyatanya, waktu dua minggu belum cukup melahirkan putusan terhadap kasus yang membuat puluhan ribu calon jemaah ini batal umrah.

Nanang mengatakan, penundaan sidang ini baru satu kali terjadi selama digelarnya sidang perdata pada Agustus lalu.

Ucapan Sukmawati Dinilai Bukan Penistaan Agama, tapi Bagian dari Kebebasan Menyampaikan Pendapat

Bila merujuk pada mekanisme persidangan, Nanang mengatakan sidang selanjutnya bisa saja tertunda lagi.

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved