Breaking News:

Berita Bekasi

Sudah 8 Tahun Lahan Pertanian di Kabupaten Bekasi Menyusut Sampai 7 Hektar

Lahan pertanian di Kabupaten Bekasi menyusut hingga 7 ribu hektare yang tercatat dalam 8 tahun terakhir

Wartakotalive/Muhammad Azzam
Lahan pertanian di Kabupaten Bekasi menyusut sekitar 7 hektar 

Raperda Dibekukan, Lahan Pertanian di Bekasi Terancam Beralih Fungsi

Lahan pertanian di Kabupaten Bekasi terancam beralih fungsi akibat pemerintah setempat membekukan pembahasan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Raperda LP2B yang resmi dibekukan mulai Jumat (19/7/2019) kemarin ini, sebelumnya telah mengendap selama setahun ketika dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) XXVIII DPRD Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Ketua Pansus XXVIII DPRD Kabupaten Bekasi, Sarim Saefudin, mengatakan Raperda ini dibuat untuk menghindari adanya alih fungsi lahan pertanian.

Pembekuan sementara Raperda ini, kata dia, akibat adanya ketidaksesuaian data yang dimiliki eksekutif dengan fakta di lapangan.

"Ada ketidakakuratan mengenai data luas pelindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di setiap kecamatan, makanya dibekukan dulu untuk mengecek kembali persoalan itu di lapangan," kata Sarim pada Selasa (23/7/2019).

 Presiden Jokowi Akhirnya Ungkap RAHASIA Tampil Bugar Penuh Vitalitas, Dia Tunjukkan Cangkir Blirik

 Selain Nunung Polisi Sasar 4 Artis yang Tersangkut Narkoba, Berinisial A-M

 Hari Ini Usia 66 Tahun, Bambang Trihatmodjo Dapat Ciuman Mesra dari Dua Wanita Sekaligus

Menurut dia, pembekuan sementara pembahasan ini bukan murni keputusan dari legislator. saja.

Namun pihak eksekutif melalui Dinas Pertanian dan Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Bekasi juga mendukung penghentian sementara pembahasan ini.

Kata dia, sebetulnya pembahasan mengenai Raperda LP2B telah diajukan Pemerintah Kabupaten Bekasi sejak Juni 2018 silam.

Kemudian Raperda ini sempat dikembalikan pada 1 Agustus 2018 lalu karena adanya ketidaksesuaian data mengenai luas lahan pertanian yang ada di tiga lembaga vertikal yakni, Kementerian Pertanian, Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Badan Informasi Geopasial.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved