Kecelakaan

Penyandang Tuna Netra Ini Nyaris Tewas Usai Terperosok di Stasiun Cikini

Seorang penyandang tuna netra nyaris tewas lantaran terperosok di peron Stasiun Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Penyandang Tuna Netra Ini Nyaris Tewas Usai Terperosok di Stasiun Cikini
Suasana penumpang hendak menaiki commuter line di Stasiun Cikini 

Seorang penyandang tuna netra nyaris tewas lantaran terperosok di peron Stasiun Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Pria yang diketahui bernama Fahrul Rahman ini tak dapat menjangkau pintu kereta karena celah peron terlalu jauh.

Peristiwa yang diketahui terjadi pada Minggu (17/11) pukul 18.00 WIB ini, membuat pria yang juga Aktivis Muhammadiyah ini mengeluhkan atas layanan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).

Tingkat Kecelakaan Tinggi, Isuzu dan Jasa Marga Gelar Pelatihan Berkendara Aman bagi Sopir Truk

Ia pun berharap layanan disabilitas perlu ditingkatkan.

Dalam keterangan yang diterima oleh Wartakotalive.com peristiwa itu terjadi ketika Fahru akan menaiki kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Cikini.

Fahru saat itu diantarkan petugas menuju pintu kereta dari peron.

Ketika diinstruksikan oleh petugas untuk naik, kakinya terperosok sampai rel.

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Jaminan Kecelakaan Kerja - Return to Work

Ia menyampaikan jarak antara peron sampai terjatuh ke bawah rel sangat jauh di Stasiun Cikini.

"Instruksi petugas adalah naik, saya memahami naik ya naik tangga. Ketika saya naik, kemudian terperosok ke bawah, dan itupun tidak tahu masuk di bawah rel (tahu saya masuk ke got, hanya got kering)," kata Fahrul dalam keterangannya, Senin (25/11/2019).

Sontak saat ini dirinya mencoba meraba, namun ia sempat panik yang ia raba merupakan bagian bawah kereta.

Penyandang Disabilitas Angkie Yudistia yang Jadi Staf Presiden Prestasinya Tak Bisa Dianggap Enteng

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved