Breaking News:

Kondisi Mayat Dalam Koper Sudah Membusuk dan Membengkak, Polisi Gagal Bikin Sketsa Wajah Korban

“Sampai sekarang belum ada pihak keluarga korban yang melapor. Korban masih belum teridentifikasi,” kata Kombes Edy Purnomo

Istimewa
Evakuasi mayat dalam koper di Kawasan hutan di Nanggung, Kabupaten Bogor, Minggu (10/11/2019). 

Pihak kepolisian adalah benar-benar kesulitan mengungkap identitas mayat pria dalam koper yang ditemukan di Kampung Teluk Waru, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 10 November 2019 lalu.

Bahkan, lantaran jasad korban sudah membusuk, upaya rekonstruksi wajah mayat dalam koper secara medis yang dilakukan pihak RS Polri Kramat Jati pun adalah gagal.

“Rekonstruksinya sudah dilakukan, tapi hasilnya tidak akurat. Karena kondisi jasad korban sudah membusuk saat ditemukan, sudah membengkak,” kata Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo di RS Polri Kramat Jati, Senin (25/11/2019) seperti dilansir TribunnewsBogor.com.

Dikatakan Kombes Edy, dalam rekonstruksi wajah secara medis, kondisi jasad sangat mempengaruhiagar hasilnya mendekati wajah korban semasa hidup.

Sementara dalam kasus ini, Edy menuturkan jasad sudah membusuk dan diperkirakan sudah dibunuh lima hari sebelum ditemukan.

“Bagian pipi korban misalnya, tebalnya sulit diperkirakan kalau sudah membengkak. Jasad yang sudah membengkak itu berat badannya pasti bertambah sehingga sulit diperkirakan,” ujarnya.

Edy menyebut bertambahnya berat badan jasad yang sudah membusuk bisa lebih dari 10 kilogram dari berat badan korban semasa hidup.

Hal ini membuat hasil rekonstruksi wajah secara medis yang dilakukan tak bisa diserahkan ke penyidik Polres Bogor sebagai rujukan pembuatan sketsa.

“Karena hasil rekonstruksinya enggak akurat jadi enggak bisa diserahkan ke penyidik. Rekonstruksi wajah korban sudah tidak memungkinkan dilakukan secara medis,” tuturnya.

Sebelumnya, jasad pria korban pembunuhan yang kini berada di instalasi forensik RS Polri ditemukan warga pada Minggu (10/11/2019).

Dugaan pembunuhan didasari karena terdapat luka penganiayaan pada bagian wajah dan kepala yang diduga akibat hantaman benda tumpul.

Halaman
12
Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved