Breaking News:

Kasus Satpol PP DKI Curi Uang ATM, Politikus PSI William Aditya : Kita Harus Tanyakan Lebih lanjut

Kasus anggota Satpol PP DKI Jakarta bobol ATM, membuat Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi A sekaligus Politikus PSI Wiliam Aditya Sarana angkat bicara.

Ricky Martin Wijaya
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI William Aditya Sarana 

Adanya kasus anggota Satpol PP DKI Jakarta curi uang ATM, membuat Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi A sekaligus Politikus PSI William Aditya Sarana angkat bicara.

Terkait kasus pencurian uang di ATM oleh anggota Satpol PP DKI Jakarta tersebut, pihaknya akan melakukan pemanggilan Satpol PP DKI Jakarta ke DPRD DKI Jakarta.

Bahkan, DPRD DKI Jakarta Komisi A dan DPRD DKI Jakarta Komisi C, akan saling berkoordinasi untuk mengklarifikasi permasalahan adanya anggota Satpol PP DKI Jakarta bobol ATM tersebut dengan Bank DKI.

"Jadi kita harus tanyakan lebih lanjut ke satpol pp kenapa bisa terjadi seperti ini," kata William seusai mengikuti rapat di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (25/11/2019).

VIDEO: Kerugian Bank DKI Yang Dibobol Satpol PP DKI Capai Rp 50 Miliar, Polisi Periksa 41 Orang

UPDATE Polisi Sebut Kerugian Bank DKI yang Dibobol Satpol PP Capai Rp 50 Miliar

BKD DKI Berhentikan Sementara Dua Oknum Satpol PP Pembobol Bank DKI yang Berstatus PNS

Nantinya juga kata William Komisinya yakni Komisi A akan berkoordinasi dengan Komisi C untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut dengan Bank DKI.

"Nanti kita akan tanyakan bagaimana sistem di Bank DKI itu sampai bisa terjadi pembobolan," kata William.

Sampai saat ini William masih enggan berspekulasi lebih jauh terkait permasalahan tersebut.

"Karena seluk beluk kasusnya belum tahu jelas. Jadi langkah konkritnya sih sebenarnya kita panggil Satpol PP untuk kejelasannya," kata William.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved