Kasus First Travel

Janji Bos First Travel Untuk Tetap Berangkatkan 6.000 Jamaah Kandas Karena Dipenjara

Janji Bos First Travel Untuk Tetap Berangkatkan 6.000 Jamaah Kandas Karena Dipenjara . Simak selengkapnya dalam berita ini.

Janji Bos First Travel Untuk Tetap Berangkatkan 6.000 Jamaah Kandas Karena Dipenjara
Warta Kota
barang bukti kasus First Travel, diantaranya adalah mobil bermerek Nissan Xtrail, Land Rover dan mini bus Toyota Hiace yang terparkir di halaman Kejari Depok, Cilodong, Depok. 

TIM Kuasa Aset First Travel, Amir T Latuconsina mengatakan, sebenarnya terpidana Andika Surachman telah memiliki niat baik untuk tetap memberangkatkan calon jamaah umroh First Travel.

Namun nyatanya, Andika bersama sang istri, Annisa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan dipenjara atas kasus pidana penipuan dan pencucian uang.

Pada saat itu, kata Amir, Presiden Jokowi mengutus Menteri Agama dan sejumlah instansi termasuk Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan untuk menyelesaikan kasus tersebut.

Sebuah Rumah Mewah di Palmerah Digerebek, Polisi Amankan 26 Orang, Diduga Kuat Tempat Penipuan Pajak

"Pertemuan itu membuat suatu keputusan bahwa pada November (2019) Andika akan berangkatkan 6.000 jamaahnya (umroh)" kata Amir kepada wartawan di Pengadilan Negeri Depok, Cilodong, Senin (25/11/2019).

Namun kemudian, sebelum November, Amir mengatakan Andika dan dua tersangka lainnya dijatuhi vonis 20 dan 18 tahun penjara.

"Berarti arahan Jokowi itu sia-sia belaka, kalau Andika ditangkap ya mau bagaimana ngeberangkatin kalau mereka di penjara," papar Amir.

Menjelang Akhir Tahun, Pengelola Bioskop Siap Menyambut Lonjakan Penonton

Terlebih, kata Amir, seluruh aset baik milik First Travel maupun pribadi Andika telah disita dan dirampas negara.

Dengan disita dan dirampasnya aset First Travel dan juga uang hasil lelang dikembalikan ke negara, Amir menanyakan apa yang sebenarnya dilakukan Andika.

"Dalam kasus ini, ada enggak motif Andika yang merugikan negara? Padahal Andika enggak pernah nunggak pajak baik pribadi maupun perusahaan," papar Amir.

Bank DKI Menyasar Pengguna Transportasi Publik untuk Transaksi Non Tunai

Amir juga mengatakan, selama proses perkara berlangsung, Andika tidak pernah mengiyakan jika aset perusahaan dan pribadinya dirampas negara.

"Karena Andika dengan jamaahnya pun sudah sepakat berdamai dengan berjanji akan memberangkatkan mereka (umroh), tapi kok jadinya seperti ini," kata Amir.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved