Breaking News:

Krisis Lahan Pertanian

Bupati Bekasi Siap Perketat Regulasi Alih Fungsi Lahan Pertanian

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja akan segara menyiapkan regulasi untuk mempertahankan lahan pertanian.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor:
Warta Kota/Muhammad Azzam
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja 

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja akan segara menyiapkan regulasi untuk mempertahankan lahan pertanian.

“Kita akan terus mengadakan regulasi yang ditujukan untuk mempertahankan lahan pertanian, jadi daerah-daerah yang memungkinkan akan kita pertahankan dengan melihat potensi tanah pertanian yang masih subur, tanah yang masih subur itu tidak boleh diubah peruntukannya untuk menjadi lahan selain lahan pertanian,” ujarnya Eka, Senin (25/11/2019).

Hal ini disebabkan oleh adanya isu terdesaknya areal pertanian oleh areal perumahan dan areal industri.

Pengamat Menilai Dibutuhkan Perda untuk Mengatasi Terkikisnya Lahan Pertanian di Kabupaten Bekasi

Eka juga mengatakan hasil panen raya tahun 2019 sungguh luar biasa dan patut disyukuri, mengingat terjadinya panen raya ini terjadi ditengah isu alih fungsi lahan dan musim kemarau yang panjang.

“Hasil panen tahun ini sungguh luar biasa dan tentu saja ini merupakan pendapatan yang maksimal. Hal ini kita dapatkan karena kita selalu mendapat penyuluhan dari Dinas Pertanian sehingga hasil panennya dapat maksimal,” ujarnya.

Selain itu Eka juga membahas masalah terkait dengan alat-alat pertanian yang sekarang sudah berkembang dan mutakhir.

Sudah 8 Tahun Lahan Pertanian di Kabupaten Bekasi Menyusut Sampai 7 Hektar

Eka berharap para petani sudah dapat memahami bagaimana menggunakan alat-alat tersebut sehingga kegunaannya dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.

“Saya berharap para petani sudah menjadi para petani yang modern, jangan sampai alatnya sudah ada tetapi tidak dapat menggunakannya," ucap dia.

"Dan juga penggunaan alat-alat pertanian yang sudah berkembang dan mutakhir ini juga dapat meningkatkan hasil pertanian untuk menjadi lebih baik lagi,” tandas Eka.

Derita Warga Babelan Berangkat Subuh Urus Dokumen Kependudukan di Disdukcapil Kabupaten Bekasi

Sampai dengan bulan Oktober tahun 2019 produksi padi di Kabupaten Bekasi telah mencapai 366.354 ton GKG (gabah kering giling) atau setara dengan 234.457 ton beras.

Dengan tiga kecamatan penyumbang produksi padi terbesar yaitu Sukakarya, Cabangbungin, dan Pebayuran. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved