Ahok Komisaris Pertamina

AHOK Jadi Komisaris Utama, Ini Tiga Tantangan Berat Pertamina yang Perlu Dituntaskan

Ahok yang akan ditunjuk sebagai Komisaris Utama Pertamina dinilai akan menghadapi sekaligus menuntaskan sejumlah tantangan berat.

AHOK Jadi Komisaris Utama, Ini Tiga Tantangan Berat Pertamina yang Perlu Dituntaskan
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau disapa Ahok (tengah) saat menghadiri upacara pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. 

 Di Atas Pusara Sambil Berlinang Air Mata, Spaso Tatap Jenazah Lelhy Sang Istri Terakhir Kalinya

Ahok akan menggantikan Tanri Abeng yang sebelumnya mengisi posisi tersebut sejak 2015.

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, selain mengangkat Komisaris dan Wakil Komisaris Utama, Kementerian BUMN juga akan mengganti Direktur Keuangan PT Pertamina(Persero) yang saat ini dijabat oleh Pahala N Mansury.

Posisi tersebut akan diisi oleh Emma Sri Martini yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Telkomsel.

Posisi komisaris buat Ahok powerful

Kementerian BUMN menilai penempatan posisi Komisaris Utama Pertamina membuat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sangat kuat atau powerful dalam melakukan pengawasan terhadap direksi Pertamina.

"Beliau memiliki kemampuan pengawasan yang sangat baik, makanya diharapkan nanti Bapak Ahok bisa melakukan pengawasan kepada teman-teman direksi untuk bisa mempercepat kinerja dari Pertamina," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Jumat.

 SURVEI Terbaru: 33 Persen Remaja Usia 18-20 Tahun Telah Melakukan Hubungan Seksual

Selain itu Arya juga menambahkan bahwa seperti disampaikan sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir sangat kencang dalam upaya memperkuat posisi komisaris di masing-masing perusahaan BUMN.

"Nanti peran komisaris di perusahaan-perusahaan BUMN sangat besar, Bapak Ahok akan menjadi ketua kelas dalam dewan komisaris Pertamina," katanya.

Selain nantinya Ahok bahu membahu bersama Wakil Komisaris Utama Pertamina yang juga merupakan Wakil Menteri I BUMN Budi Gunadi Sadikin dalam rangka mengurangi impor migas dan mengawasi proses-proses pembangunan kilang penyulingan, mantan gubernur Jakarta tersebut juga akan melakukan pengawasan terhadap distribusi, efisiensi hingga mengawasi negosiasi Pertamina dengan Aramco.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved