Ahok Komisaris Pertamina

AHOK Jadi Komisaris Utama, Ini Tiga Tantangan Berat Pertamina yang Perlu Dituntaskan

Ahok yang akan ditunjuk sebagai Komisaris Utama Pertamina dinilai akan menghadapi sekaligus menuntaskan sejumlah tantangan berat.

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau disapa Ahok (tengah) saat menghadiri upacara pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. 

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang akan ditunjuk sebagai Komisaris Utama Pertamina dinilai akan menghadapi sekaligus menuntaskan sejumlah tantangan berat di perusahaan migas pelat merah tersebut.

"Tantangan pertama yang saat ini harus dihadapi dan dituntaskan adalah kemampuan meningkatkan produksi minyak (lifting) yang sudah tidak mencapai target nasional dalam beberapa tahun terakhir. Ini berarti harus meningkatkan usaha explorasi dan tahap exploitasi , baik onshore maupun offshore," ujar pengamat BUMN Toto Pranoto saat dihubungi Antara di Jakarta, Senin (25/11/2019).

Toto menyarankan agar Komisaris Utama dan dewan komisaris harus memastikan rencana jangka panjang (RJP) dan rencana kinerja anggaran perusahaan (RKAP) sudah dilaksanakan dan dijalankan oleh direksi Pertamina sesuai target.

Tantangan kedua yang harus dituntaskan oleh Ahok, menurut Toto, adalah kebutuhan Pertamina akan teknologi dan juga investasi besar dengan risiko tinggi.

Agar kebutuhan dan investasi besar tersebut berjalan lancar, maka dibutuhkan pengawasan dari dewan komisaris.

 Viral di Medsos Pidato Nadiem Makarim untuk Guru, Ini Isi Lengkapnya

 VIDEO Sosok Diduga Tuyul Tertangkap Warga Jadi Viral di Medsos, Langsung Dimasukkan ke Toples Kaca

 Ada 12 Pekerjaan Populer yang Belum Eksis dan Tidak Dilirik 20 Tahun Lalu

 TERBONGKAR, Surat Pemecatan dari Wings Air Tergeletak di Samping Pilot Gantung Diri di Indekosan

"Di sisi lain Pertamina juga harus mengamankan pasokan BBM dalam negeri, sebagian dilakukan dengan melakukan impor BBM .Perlu pengawasan kuat dari pihak dewan komisaris yang dipimpin oleh Komisaris Utama bahwa proses ini dilakukan sesuai SOP dan mengeliminasi kemungkinan terjadinya kebocoran," kata Toto.

Tantangan ketiga adalah Komisaris Utama bersama dewan komisaris memperjuangkan agar rencana pembangunan kilang pengolahan baru (oil refinery) bisa dibangun sepenuhnya dengan dukungan pemerintah yang kuat.

"Dengan background dan pengalaman sebelumnya , Komisaris Utama harus mampu memberikan gagasan visioner dan inspirasi serta semangat bagi seluruh elemen di perusahaan bahwa Pertamina akan menuju proses pengelolaan perusahaan yang lebih baik atau good corporate governance (GCG)," ujar pengamat BUMN tersebut.

Sebelumnya Kementerian BUMN mengeluarkan pernyataan resmi bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditunjuk menduduki jabatan Komisaris Utama PT Pertamina.

Menteri BUMN Erick Thohir sudah mengonfirmasi penunjukan Ahok menjadi Komisaris Utama PT Pertamina didampingi Wakil Menteri I BUMN, Budi Gunadi Sadikin sebagai Wakil Komisaris Utama.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved