DLH Kabupaten Bogor Temukan 37 Titik Baru Sampah Liar, Terbanyak di Cibinong

Diantaranya terdapat di Cibinong sebanyak 23 titik, Cileungsi ada 5 titik, Citereup 3 titik dan wilayah Megamendung ada 6 titik.

DLH Kabupaten Bogor Temukan 37 Titik Baru Sampah Liar, Terbanyak di Cibinong
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ilustrasi lokasi pembuangan sampah liar. 

Kepala Bidang Pengolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Trian Turangga (39) mengaku pihaknya menemukan titik baru sampah liar di wilayahnya.

 Diantaranya terdapat di Cibinong sebanyak 23 titik, Cileungsi ada 5 titik, Citereup 3 titik dan wilayah Megamendung ada 6 titik.

 "Iya memang yang terbanyak itu ada di Cibinong Raya dengan 23 titik baru sampah liar," ucap Trian kepada Wartakota saat dikonfirmasi, Sabtu (23/11/2019).

PA 212 Tak Permasalahkan Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina, yang Penting Jangan Singgung Agama

 Menurut dia, pihaknya juga merasa kelimpungan dalam mengatasi sampah berserakan (liar) yang terjadi di Kabupaten Bogor.

 Apalagi kata Trian, pihaknya memang mengalami kekurangan baik dari sumber daya manusia (SDM) maupun sarana dan prasarana yang ada.

 Saat ini, DLH Kabupaten Bogor tercatat hanya memiliki 1.300 petugas itu terdiri dari sopir dan kru. Sementara, dari segi prasarana seperti mobil pengangkut sampah hanya ada 230 unit.

Hasil Lengkap Liga Spanyol, Real Madrid Tempel Barcelona Usai Kalahkan Sociedad 3-1

 “Kita sebenarnya serba kurang. Apalagi truk kita juga terbatas hanya 230 untuk wilayah kabupaten bogor,” jelasnya.

Kata dia, idealnya seharusnya satu desa itu terdapat dua truk, dan karena Kabupaten Bogor ada 435 desa berarti pihaknya butuh kisaran 846 truk.

Pihaknya diprediksi perlu mengangkut 2.850 ton sampah setiap harinya, sementara saat ini mereka hanya baru bisa sekitar 700 ton yang terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga.

Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris, Manchester City Kalahkan dan Geser Chelsea di Tiga Besar

"Kami targetkan mengangkut 1.000 ton sampah per hari, tapi sampai sekarang yang bisa terangkut baru sekitar 700 ton sampah per hari," beber dia.

Minimnya armada truk sampah memang kerap menjadi sumber permasalahan. Pihak DLH Kabupaten Bogor berharap pihaknya mendapatkan anggaran pada 2020 mendatang, untuk penambahan sejumlah armada truk.

 "Memang truknya masih sangat minim. Tapi, kita harapkan juga kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang sudah disediakan," tutur dia.

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved