Breaking News:

Politikus PSI Sarankan Pegawai yang Tolak Ahok Mundur, Banyak yang Mau Kerja di Pertamina

Mohammad Guntur Romli menitip pesan kepada para pegawai Pertamina yang menolak kehadiran Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Handout/Jonathan Manurung
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok usai menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 di KJRI Osaka, Minggu (14/4/2019). 

POLITIKUS Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohammad Guntur Romli menitip pesan kepada para pegawai Pertamina yang menolak kehadiran Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Dalam pesannya, intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) itu mengatakan pegawai Pertamina yang menolak Ahok sebaiknya segera mundur.

"Untuk pegawai Pertamina yang menolak Pak Ahok sebaiknya mundur, banyak yang mau kerja di Pertamina," ujar Guntur Romli kepada Tribunnews.com, Jumat (22/11/2019).

Ahok Jabat Komisaris Utama Pertamina, ACTA: Mantan Napi Bisa Seenaknya Jadi Pimpinan BUMN

Politikus PSI itu lantas mengucapkan selamat kepada Ahok, karena telah resmi menjabat Komisaris Utama PT Pertamina.

Selanjutnya, kata dia, tugas Ahok ialah membersihkan jajaran yang korup serta meningkatkan profesionalitas dan produktivitas Pertamina.

Menurut Guntur Romli, mereka yang bermain politik di dalam Pertamina memang sudah selayaknya didepak, karena tidak bekerja secara profesional.

Panitia Janji Peserta Reuni 212 Bakal Bubarkan Diri dari Monas Pukul 09.30

"Selamat buat Pak Ahok yang menjadi Komut Pertamina, saatnya bersih-bersih dan meningkatkan profesionalitas dan produktivitas Pertamina," tuturnya.

"Mereka yang sudah bermain politik di Pertamina bukan bekerja secara profesional, sudah layaknya didepak," tegas Guntur Romli.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thorir menyatakan, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan menjabat Komisaris Utama PT Pertamina.

Kabar tersebut dikatakan kepada awak media saat Erick Thorir berada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/11/19).

 Viral Aturan Penulisan Ucapan Kue Harus Sesuai Syariat Islam, Tous les Jours Indonesia Minta Maaf

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved