Breaking News:

Berita Depok

UPDATE Khawatir Tertular Hepatitis A, Ratusan Murid SMPN 20 Depok Tak Masuk

Pasca terjangkitnya virus Hepatitis A yang menimpa puluhan siswa SMPN 20, para orang tua murid di sekolah tersebut memutuskan untuk meliburkan putra p

Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Kepala Sekolah SMPN 20, Pancoran Mas, Depok, Komar. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.cim, Vini Rizki Amelia

DEPOK, WARTAKOTALIVE.COM - Pasca terjangkitnya virus Hepatitis A yang menimpa puluhan siswa SMPN 20, para orang tua murid di sekolah tersebut memutuskan untuk meliburkan putra putrinya agar tak tertular.

Kepala Sekolah SMPN 20, Komar, mengaku, khusus hari Jumat (22/11/2019) ini, banyak siswa yang tak masuk sekolah.

"Ada ratusan siswa yang tidak sekolah, mungkin karena takut tertular tapi cuma hari ini aja sih, kemarin-kemarin sih enggak," tutur Komar saat dihubungi Warta Kota, Jumat (22/11/2019).

Komar mengaku, pihaknya memahami bila memang orang tua murid mengijinkan putra putrinya untuk tidak sekolah.

Pasalnya, hingga kini masih ada beberapa siswa yang menjalani rawat inap dan rawat jalan akibat terjangkit Hepatitis A.

"Sekolah tidak akan beri sanksi terhadap siswa yang tidak masuk, kami anggap itu wajar tapi insya Allah Senin besok siswa bisa kembali masuk lagi," kata Komar.

Sementara itu, dari 49 siswa yang terjangkit virus Hepatitis, Komar mengatakan 29 diantaranya menjalani rawat inap di beberapa rumah sakit yang ada di Depok.

"Sisanya rawat jalan, kalau proses belajar mengajar sih normal-normal saja," ujar Komar.

Komar pun mengaku pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada para orang tua murid sehari setelah kasus Hepatitis A menyerang puluhan siswanya.

"Kami lakukan tiga sesi bersama Dinas Kesehatan, kami meminta agar orang tua murid juga turut meningkatkan kebersihan termasuk ketika di rumah," tutur Komar.

Saat ini, Komar mengaku pihak sekolah juga siap melakukan berbagai macam tindakan guna mengantisipasi kejadian serupa terjadi.

Salah satunya dengan rencana penambahan tempat cuci tangan yang sedianya akan diletakkan dibeberapa titik di area sekolah.

"Tapi kan semua itu butuh dana ya, kami pub mengimbau siswa agar tingkatkan juga kebersihan terutama cuci tangan sebelum dan sesudah makan," kata Komar.

Mengenai kemungkinan adanya tambahan imunisasi terhadap siswa, Komar menyerahkan hal tersebut kepada Dinas Kesehatan.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved