Curi Uang Bank DKI

Pemprov DKI Tak Beri Bantuan Hukum bagi Oknum PNS Pembobol Bank

Pemprov DKI Tak Beri Bantuan Hukum bagi Oknum PNS Pembobol Bank. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Tribun Jakarta
ATM Bank DKI 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak bakal memberi bantuan hukum bagi dua oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terjerat kasus dugaan pembobolan mesin ATM Bank Bersama melalui Bank DKI.

Artinya mereka harus menyewa jasa pengacara memakai uangnya sendiri untuk menghadapi kasusnya di kepolisian maupun pengadilan.

“Pengacara tentu ditanggung sendiri, kasusnya juga sudah di luar (pemerintah) soalnya kan pidana itu,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir saat dihubungi pada Jumat (22/11/2019).

Siap Amankan Pilkada 2020, Kodim 0508 Depok Sambangi Kantor KPU

Chaidir mengatakan, bantuan hukum akan diberikan pemerintah kepada pegawai bilamana yang bersangkutan menghadapi gugatan perdata. Adapun gugatan perdata itu juga berkaitan dengan Pemprov DKI Jakarta, misalnya gugatan aset daerah berupa tanah, bangunan dan sebagainya.

“Kalau itu sudah ada di Biro Hukum dan pemerintah memang harus menyiapkannya,” ujar Chaidir.

Hingga kini, dua oknum PNS itu statusnya masih diberhentikan sementara. Hak mereka seperti Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) ditiadakan, sehingga hanya mendapatkan duit sebesar 65 persen dari gaji pokok.

“Kami lihat sampai putusan pengadilan, kalau dinyatakan bersalah langsung dikeluarkan SK pemecatan,” jelasnya.

Sebanyak 12 oknum Satpol PP di Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan diduga membobol mesin ATM Bank Bersama melalui rekening Bank DKI. Dua di antaranya berstatus sebagai PNS, sedangkan 10 orang lainnya berstatus sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT).

BKD DKI Jakarta telah memecat 10 oknum PTT tersebut selama masih menjalani pemeriksaan di polisi. Sementara dua PNS dibebastugaskan dari pekerjaannya sampai ada keputusan tetap dari pengadilan. 

Sebentar Lagi Bogor Barat akan Jadi Kabupaten, Pemkab Alokasikan Anggaran Rp 40 Miliar

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved