Dinilai Tumpang Tindih dengan KSP, PKS Sebut Staf Khusus Presiden Aksesori Semata

Mardani Ali Sera menilai, keberadaan staf khusus presiden tumpang tindih dengan struktur yang sudah ada di pemerintahan.

Dinilai Tumpang Tindih dengan KSP, PKS Sebut Staf Khusus Presiden Aksesori Semata
Tribunnews/HO/Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris
Presiden Joko Widodo mengenalkan tujuh orang sebagai Staf Khusus Presiden untuk membantunya dalam pemerintahan, pada sebuah acara perkenalan yang berlangsung dengan santai di beranda Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019) sore. 

KETUA DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menilai, keberadaan staf khusus presiden tumpang tindih dengan struktur yang sudah ada di pemerintahan.

Keberadaan staf khusus presiden, katanya, tumpang tindih dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

"Kelihatan tumpang tindih dengan KSP," ujar Mardani Ali Sera saat dihubungi, Jumat (22/11/2019).

JADWAL Pertandingan Timnas Indonesia U23 di SEA Games 2019: Hari Pertama Langsung Lawan Thailand

Mardani Ali Sera mengapresiasi pelibatan anak muda dan kaum difabel di dalam komposisi stafsus.

Namun, menurutnya perlu ada penjelasan tugas yang jelas kepada para stafsus tersebut.

Sehingga, tidak tumpang tindih dengan lembaga yang sudah ada.

Komisi III Nilai Kecolongan, BNPT Sebut Sudah Berikan Informasi ke Densus 88 Sebelum Wiranto Ditikam

"Tapi tanpa kejelasaan tupoksi, bisa jadi aksesoris semata," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan nama 14 orang yang menjadi staf khusus presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Sebanyak tujuh di antaranya adalah nama-nama baru dari kalangan milenial.

Posisi Kabareskrim Masih Kosong Sejak Ditinggalkan Idham Azis, Ini Penjelasan Polri

Terdapat tujuh staf khusus yang diperkenalkan pada kesempatan itu.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved