Penistaan Agama

Tanya Sukmawati Anak Halal atau Anak Haram, Ustadz Haikal : Tidak Ada Nabi Muhammad, Kamu Anak Haram

Tanya Sukmawati Soekarnoputri Anak Halal atau Anak Haram, Ustadz Haikal Hassan Tegaskan Apabila Tidak Ada Nabi Muhammad, Sukmawati Anak Haram

Tanya Sukmawati Anak Halal atau Anak Haram, Ustadz Haikal : Tidak Ada Nabi Muhammad, Kamu Anak Haram
Kolase Warta Kota
Ustadz Haikal Hassan dan Sukmawati Soekarnoputri 

Pernyataan Sukmawati bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW masih disesalkan Ustadz Haikal Hassan.

Pria yang akrab disapa Babe Haikal itu pun mengajukan pertanyaan singkat yang menegaskan besarnya nama Nabi Muhammad.

Pertanyaan tersebut diajukan Babe Haikal lewat akun twitternya @haikal_hassan; pada Kamis (21/11/2019).

Dalam postingannya, Ustadz Haikal Hassan tanya Sukmawati apakah anak halal atau anak haram.

Walaupun diketahuinya, Sukmawati merupakan anak kandung dari pasangan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno dengan Fatmawati.

"Untuk Bu Sukma.... Saya mau tanya : Kamu itu anak halal atau anak haram dari Ayah mu?," tanya Ustadz Haikal Hassan.

"Tentu kau akan jawab: Anak halal..!," tegasnya.

Alasan mengapa dirinya mengajukan pertanyaan sederhana itu untuk membuktikan besarnya nama Nabi Muhammad SAW.

Sebab, lewat kalimat syahadat yang di dalamnya terdapat nama Nabi Muhammad SAW, sebuah pernikahan pasangan muslim akan diakui.

Lewat syahadat yang dilantangkan dalam ijab kabul, pernikahan pasangan muslim pun dinyatakan sah dalam agama Islam.

"Saya jelaskan ya... Kalau tidak ada Nabi Muhammad, kamu itu anak haram. Karena bapak mu menikahi ibu mu dengan menyebut nama Nabi Muhammad..!," tegas Ustadz Haikal Hassan.

"Itulah satu kalimat dari dua kalimat syahadat...!," tambahnya menegaskan.

Pernyataan Ustadz Haikal Hassan pun menarik perhatian warganet.

Mereka pun setuju dengan pernyataan yang disampaikan oleh Ustadz Haikal Hassan.

"Subhanallah... Masuk akal sekali, kalau tidak ada nama Nabi Muhammad dalam pernikahan berarti anak haram...," tulis Arfai lewat akun @IRIYANT89135653.

"Begitu mulianya Nabi Muhammad sehingga dia di butuhkan di dunia apalagi di akhirat. Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad...," tambahnya.

100 Tokoh Berpengaruh

Tersinggung dengan pernyataan Sukmawati Soekarnoputri, Ustadz Haikal Hassan menegaskan sosok Nabi Muhammad berada pada rangking pertama dalam 100 tokoh berpengaruh di dunia.

Hal itu ditunjukkan lewat akun instagramnya @haikalbabe; pada Senin (18/11/2019).

Dalam postingan tersebut, dirinya mengunggah sebuah poster berisi 100 tokoh berpengaruh di dunia versi Astrofisikawan Michael H Hart.

Dalam daftar 100 tokoh berpengaruh di dunia yang diterbitkan pada tahun 1978 itu, Nabi Muhammad SAW berada pada peringkat pertama.

Nabi Muhammad dipilih merupakan Penyebar agama Islam sekaligus penguasa Arabia.

Sementara tokoh yang termasuk dalam sepuluh besar lainnya antara lain Isaac Newton sebagai fisikawan sekaligus pencetus teori Gravitasi umum dan hukum gerak.

Urutan ketiga ditempati Yesus bagi umat kristiani atau Nabi Isa bagi umat muslim, disusul oleh Siddhartha Gautama atau Buddha sebagai pendiri agama Buddha.

Fahri Hamzah Beberkan Kesalahan Sukmawati Bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad

Tanggapi Sukmawati, Fahri Ingatkan keluarga Sukmawati Miliki Latar Belakang Islam yang Kuat

Pada posisi kelima ditempati Kong Hu Cu sebagai Pendiri agama Kong Hu Cu, Santo Paulus selaku Penyebar ajaran Kristen dan Ts'ai Lun sebagai penemu kertas.

Kemudian Johann Gutenberg sebagai penemu mesin cetak yang turut mencetak Alkitab, Christopher Columbus seorang penjelajah serta Albert Einstein seorang fisikawan sekaligus penemu teori relativitas.

Dalam postingannya, Ustads Haikal Hasan yang akrab disapa Babe Haikal itu hanya menuliskan pesan singkat.

Dirinya menganjurkan agar Sukmawati Soekarnoputri dapat lebih banyak membaca agar mengetahui sejarah.

"Banyak baca biar kagak buta sejarah," tulisnya.

Sedangkan dalam ilustrasi yang turut diposting, Babe Haikal menuliskan sebuah pesan nyinyir.

Pesan itu berisi pertanyaan yang diajukan kepada Sukmawati terkait peringkat yang disandang Soekarno dalam daftar 100 tokoh berpengaruh di dunia.

"Nek, tuh 100 orang paling berpengaruh di dunia sampai sekarang, Pak Soekarno ada di nomor berapa..?," tulis Haikal hasan dalam poster versi astrofisikawan Michael H Hart.

Postingannya seketika menarik perhatian warga net, khususnya pengikutnya.

Mereka ikut menuliskan komentar nyinyir yang menyinggung pernyataan Sukmawati yang membandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad.

"Btl bgt, smg beliau segera mendapatkan hidayah dari Allah Ta'ala dan d ampuni dosa"nya..," tulis Maimunah lewat akun @uwaisalq24.

"Astagfirullahal aziim," balas Siti lewat akun @sitinurperi.

Pernyataan Sukmawati Pernah Terjadi, Soekarno Marah Besar Ketika Dibandingkan Nabi Muhammad SAW

Sukmawati Sebut Soekarno Lebih Berjasa Dibanding Nabi Muhammad, Felix Siauw : Sangat Tak Etis

Pernyataan Sukmawati

Polemik pernyataan Sukmawati yang bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW berawal dari sebuah diskusi bertajuk ‘Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme’ pada Senin (11/11/2019) lalu.

Dalam diskusi yang menghadirkan Sukmawati sebagai pembicara itu, Sukmawati membandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad.

Pernyataan Sukmawati pun terekam video hingga beredar luas di media sosial.

Seperti yang diunggah akun @sanghijr pada Sabtu (16/11/2019).

Dalam video tersebut, Sukmawati bertanya kepada para peserta tentang kemuliaan Al Quran dengan dibandingkan Pancasila.

Selain itu, Sukmawati pun menanyakan sosok yang paling berperan selama masa kemerdekaan.

Sukmawati pun membandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW.

"Mana lebih bagus Al Quran dengan Pancasila? gitu kan? sekarang saya mau tanya sama semua, yang berjuang di abad 20 itu Nabi yang mulia Muhammad apa insinyur Soekarno untuk kemerdekaan?," tanya Sukmawati.

"Saya minta jawaban. Silahkan siapa yang mau menjawab berdiri. Jawab pertanyaan ibu ini," tantangnya.

Sukmawati Bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad, Ustadz Felix Siauw Kenang Dirinya Dulu

Pendapat Gus Mus Soal Pernyataan Sukmawati Soekarnoputri

Dilaporkan Kembali

Atas pernyataannya tersebut, Dikutip dari Kompas.com; putri proklamator Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penistaan agama, Senin (18/11/2019).

Laporan tersebut terdaftar dalam nomor LP/7456/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimum, tanggal 18 November 2019.

Laporan ini merupakan laporan kedua terhadap Sukmawati

Sebelumnya, Sukmawati dilaporkan atas kasus yang sama oleh warga yang menyebut sebagai perwakilan umat Islam.

Pelapor yang bernama Irfan mengaku tersinggung atas pernyataan Sukmawati dalam sebuah acara diskusi bertajuk 'Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme'.

Dalam diskusi itu, pelapor menemukan pernyataan Sukmawati yang membandingkan antara Nabi Muhammad SAW dan Soekarno yang merupakan ayahnya.

Pernyataan Sukmawati itulah yang diduga menistakan agama Islam.

"Saya pribadi sebagai muslim, saya sangat tersinggung (dengan pernyataan Sukmawati), nabi saya, junjungan saya itu direndahkan," kata Irfan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Irfan mengaku mengetahui pernyataan Sukmawati itu melalui pemberitaan media online dan sebuah video yang diunggah di laman Youtube.

Oleh karena itu, dalam laporannya, Irfan melampirkan barang bukti berupa video pernyataan Sukmawati dan tangkapan layar pemberitaan sejunlah media online.

"(Barang bukti) itu ada video sama soft copy link berita (media online," ungkap Irfan. Pasal yang disangkakan dalam laporan tersebut adalah Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved