Breaking News:

Depok

Kejari Depok Siap Periksa Langsung Pembangunan Gedung Subdenpom/Jaya 2-2

Tidak maksimalnya pembangunan Gedung Subdenpom/Jaya 2-2 (PM) yang dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim), membuat Kasi Intel Kejaks

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Pembangunan kantor Subdenpom/Jaya 2-2 (PM) di Grand Depok City (GDC), yang mendapat pendampingan TP4D Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, dikerjakan asal-asalan. 

Tidak maksimalnya pembangunan Gedung Subdenpom/Jaya 2-2 (PM) yang dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim), membuat Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, Kosasih, marah.

"Saya ditegur pak Kajari gara-gara berita kemarin, aduh," kata Kosasih saat dihubungi wartawan, Rabu (20/11/2019).

Kosasih mengatakan, Kepala Kejari Kota Depok, Yudi Triadi memerintahkan dirinya untuk memeriksa kasus tersebut.

Pasalnya, proyek pembanguan gedung Subdenpom yang memakai dana APBD Depok 2018 sebesar Rp 2.9 miliar itu tidak didampingi oleh Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D)

"Saya tegaskan itu bukan TP4D. Bakal kita periksa sesuai arahan Kajari," katanya.

 Makan Martabak, Ashanty Langsung Dibawa ke Rumah Sakit Ternyata Autoimunnya Kambuh

 Jenazah Lelhy Arief, Istri Striker Timnas Ilija Spasojevic Siang Ini Diterbangkan ke Jakarta

 Ahok Pakai Seragam Pegawai Pertamina Ternyata Hoaks, Ini Pembelaan Perekayasanya

 KISAH Soekarno Tinggalkan Istana Negara Bawa Satu Benda Terbungkus Koran, Jelang Soeharto Berkuasa

Sementara itu, dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pembangunan Disrumkim Kota Depok, Suwandi mengatakan kerusakan pada gedung Subdenpom yang baru, masih menjadi tanggung-jawab PT Duta Tondon Perkasa selaku pelaksana proyek

Sebab, kata Suwandi gedung itu masih dalam masa pemeliharaan.

"Jika benar berita tersebut, nanti kami tindaklanjuti perbaikan," kata Suwandi.

Sementara itu, Komandan Subdenpom /Jaya 2-2, Kapten Febri Bobihoe mengaku, meski sudah dilaporkan berkali-kali adanya kerusakan dibeberapa area seperti bocor, rembes, tampias, retak pada dinding dan lainnya.

 Di Atas Pusara Sambil Berlinang Air Mata, Spaso Tatap Jenazah Lelhy Sang Istri Terakhir Kalinya

Hingga kini belum ada satu pun dari pihak Dinas Rumkim maupun pelaksana proyek yang datang ke lokasi.

"Apa gara-gara gedung ini hibah APDB Kota Depok, sehingga pihak Disrumkim jadi menganggap kita sepele?" Papar Febri.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved