Pemerintahan Jokowi

Jokowi Bakal Umumkan 12 Staf Khusus Presiden, Anak Chairul Tanjung Disebut-sebut

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) hari ini akan mengumumkan 12 orang yang akan menjadi staf khusus Presiden.

Kompas.com
Presiden Joko Widodo menggelar silaturahim perpisahan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, para menteri kabinet kerja, dan jajaran staf khusus. Acara silaturahim digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (18/10/2019). Sebelum acara dimulai, terlebih dahulu diadakan foto bersama di tangga Istana Merdeka. 

- Siti Ruhaini Dzuhayatin (Bidang Keagamaan Internasional).

- Abdul Ghofarruzin (Bidang Keagamaan).

- Ahmad Erani Yustika (Bidang Dana Desa).

- Adita Irawati (Bidang Komunikasi ke Kementerian dan Lembaga).

Tambah Wakil Menteri

Sebelumnya, Pihak Istana tengah berdiskusi untuk menambah porsi wakil menteri (wamen). Juru Bicara Presiden Jokowi Fadjroel Rachman mengamini hal tersebut.

Dia juga menyebut Istana tengah menggodok calon Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamen Kemendikbud).

"Saya dan Mensesneg Pratikno baru saja mendiskusikan Wamen untuk Mendikbud," ujar Fadjroel saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (9/11/2019).

 Novel Baswedan Bakal Polisikan Balik Dewi Tanjung, Curiga Terkait Desakan Publik Soal Perppu KPK

Fadjroel menjelaskan, posisi Wamen Kemendikbud sudah dijelaskan dalam Perpres Nomor 72 tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Di perpes itu dikatakan Mendikbud mendapat jatah wakil menteri.

Namun, Fadjroel tidak menyebut sosok yang akan menjadi wakil untuk mendampingi Nadiem Makarim.

 Seperti Sejumlah Menteri di Kabinet Indonesia Maju, Moeldoko Bakal Punya Wakil

"Perpres Nomor 72/2019 ada klausul tentang Wamen Kemendikbud," tambahnya.

Terpisah, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko juga bicara hal yang sama, terkait kemungkinan Presiden Jokowi menambah enam wakil menteri lagi di Kabinet Indonesia Maju.

"Ada enam lagi rencana sih. Rencana, tapi belum saya pastikan," ucap Moeldoko di Rapimnas HKTI, di Discovery Ancol Hotel, Jalan Lodan Timur, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/11/2019).

 Manuver Surya Paloh Dinilai Melawan Hegemoni Politik Megawati, Bisa Mengkristal Hingga 2024

Moeldoko juga mengaku bakal memiliki wakil seperti sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Hal itu untuk membantu merealisasikan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam lima tahun ke depan.

Menurutnya, wakil Kepala Staf Kepresidenan akan ditunjuk langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), seperti layaknya wakil menteri.

 Tito Karnavian: Gaji Bupati Lima Tahun Rp 12 Miliar, yang Keluar Rp 30 Miliar, Rugi Enggak?

"Langsung oleh Presiden dan dari kalangan profesional (calonnya)," ungkap Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Mantan panglima TNI itu menyebut, keberadaan wakil KSP pada saat ini memang diperlukan, seiring tugas Kantor Staf Kepresidenan (KSP) bertambah satu, yaitu delivery unit.

"Jadi nanti wakil staf lebih ke delivery unit, kepala staf lebih ke policy-nya, akan kami bagi seperti itu," ucapnya.

 Satu Polisi Jadi Tersangka Penembakan Mahasiswa Kendari, Uji Balistik Jadi Dasarnya

Setelah posisi wakil KSP terisi, kata Moeldoko, tahap selanjutnya mencari sosok lima deputi, tiga staf khusus, dan posisi lainnya yang saat ini masih kosong.

"Sumbernya nanti bisa kalangan profesional, bisa kalangan partai politik, bisa kalangan relawan, ormas-ormas, LSM, dan berbagai sumber-sumber lainnya."

"Untuk itu, kami membuka pintu siapa pun bisa mendaftar di sini dan kami sudah siapkan tim sumber daya manusianya untuk seleksinya," sambung Moeldoko. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved