Curi Uang Bank DKI

BKD DKI Berhentikan Sementara Dua Oknum Satpol PP Pencuri Bank DKI yang Berstatus PNS

Pemprov DKI memberhentikan sementara dua oknum pegawai Satpol PP Jakarta Barat yang diduga terlibat pencurian ATM Bersama melalui rekening Bank DKI.

Shutterstock
Ilustrasi 

Chaidir memandang, perbuatan dua oknum PNS itu merupakan bentuk keserakahan yang berawal dari coba-coba karena mengikuti pelaku lainnya.

Namun karena bisa memperoleh duit yang banyak dengan cara instan, mereka justru mengulang perbuatan itu.

Penjelasan Digital Forensik soal Tarik Uang di ATM, Dana di Rekening Tidak Berkurang

“Kalau pegawai yang memiliki integritas, begitu menarik duit di ATM dan saldonya tidak berkurang harusnya lapor. Tapi mereka tidak, justru melakukan perbuatannya secara berulang,” jelasnya.

Selama diberhentikan sementara, Chaidir memastikan dua oknum pegawai itu tidak mendapatkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang nilainya hingga belasan juta rupiah.

“Mulai bulan berikutnya mereka hanya menerima duit sebesar 65 persen dari gaji pokok saja, TKD hilang nggak dapat karena mereka kan nggak kerja dulu,” ungkapnya.

Bank DKI Bantah Terjadi Pencurian Duit Nasabah Melalui Pembobolan ATM

Sementara itu, kata dia, untuk 10 pegawai kontrak itu langsung dipecat dari satuannya sejak Selasa (19/11/2019).

Hal itu dilakukan berdasarkan berita acara pemeriksaan (BAP) yang dilakukan oleh Satpol PP DKI Jakarta kepada BKD DKI Jakarta. 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved