BPJS Kesehatan

Belum Ideal, BPJS Kesehatan Jakarta Utara akan Tambah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama

BPJS Kesehatan Jakarta Utara sedang mencari mitra klinik pratama yang dianggap memenuhi sejumlah persyaratan dan kriteria.

Belum Ideal, BPJS Kesehatan Jakarta Utara akan Tambah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
WartaKota/Junianto Hamonangan
Ilustrasi suasana layanan pendaftaran di Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Jakarta Utara berniat menambah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Pasalnya, saat ini keberadaan klinik pratama FKTP di Jakarta Utara maupun Kepulauan Seribu jumlahnya belum ideal dan masih terbatas.

Kepala BPJS Kesehatan Jakarta Utara, Parasamya Dewi Cipta mengatakan, idealnya jumlah FKTP di Jakarta Utara yakni sebanyak 147 FKTP.

"Namun saat ini jumlahnya masih 125 FKTP saja. Ini berarti kita masih kekurangan 22 FKTP lagi," ujar Rarasamya Dewi Cipta, Kamis (21/11/2019).

Kondisi itu khususnya untuk klinik pratama di Kecamatan Cilincing dan Kecamatan Pademangan.

Cara Penularan Penyakit Hepatitis A dan Pencegahan Dini yang Bisa Anda Lakukan Setiap Saat

Pilihan Terapi Untuk Menangani Penyakit Vitiligo, Jangan Biarkan Bercak Putih Menyebar di Kulit

Pasalnya, di dua wilayah itu jumlah pesertanya banyak.

"Di Kecamatan Pademangan tercatat hanya ada 2 klinik pratama. Padahal di kecamatan lainnya terdapat 9-10 klinik pratama," ucap Parasamya Dewi Cipta.

Sementara itu, di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan sama sekali tidak punyai klinik pratama.

Pasien BPJS Kesehatan hanya dilayani masing-masing tiga puskesmas untuk setiap kecamatan.

Oleh karena itu, BPJS Kesehatan Jakarta Utara sedang mencari mitra klinik pratama yang dianggap memenuhi sejumlah persyaratan dan kriteria.

Mengenal Jenis Sunblock dan Cara Penggunaannya Agar Maksimal Menjaga Kesehatan Kulit

Cara Memakai Sunblock di Kulit Untuk Mencegah Bahaya Paparan Sinar Matahari

Persyaratannya seperti memiliki Surat Izin Operasional Klinik Pratama, dua dokter umum yang memiliki Surat Izin Praktek (SIP), serta satu dokter gigi yang memiliki SIP (opsional).

"Selain itu juga memiliki jejaring apotek dan bidan, serta NPWP Badan seusai Permenkes Nomor 71 Tahun 2013," ucapnya.

Berdasarkan data dari BPJS Kesehatan Jakarta Utara, 125 FKTP di Jakarta Utara terdiri atas 55 Puskesmas, 52 Klinik Pratama, 17 Klinik TNI/Polri, dan 1 Dokter Praktek Perorangan (DPP). 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved