Kabar Tokoh

Agus Rahardjo Larang dan Periksa Pegawai KPK yang Undang UAS Ceramah di KPK, Hidayat Nur Wahid Geram

Agus Rahardjo yang melarang sekaligus periksa pegawai KPK yang undang UAS ceramah di KPK memicu kekecewaan banyak pihak, termasuk Hidayat Nur Wahid

Agus Rahardjo Larang dan Periksa Pegawai KPK yang Undang UAS Ceramah di KPK, Hidayat Nur Wahid Geram
Kolase foto (Voa Indonesia/instagram @abdulsomadoffical)
Ketua KPK Agus Rahardjo tak setuju dengan kehadiran Ustadz Abdul Somad yang beri ceramah di depan karyawan di gedung KPK. 

Kelimanya akan dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada bulan Desember 2019 mendatang.

"Siapapun nanti yang diberi amanah, siapapun dia, negeri kita akan tetap aman dan damai kalau dilaksanakan dengan amanah. Dan amanah itu akan ditanya oleh Allah siapapun tetap takut pada tuhan," ucap Ustaz Abdul Somad, dikutip dari Kompas.com.

UAS menjelaskan maksud kedatangannya ke KPK adalah untuk memberi kajian dalam rangka penguatan mental untuk para pegawai KPK.

"Tentang integritas, bagaimana dalam islam kita diajarkan sebesar biji sawi. Pun kecurangan akan dituntut di hadapan Allah," papar Ustadz Abdul Somad.

"Saya bercerita bagaimana dalam islam diajarkan kita tidak bergerak, padahal bergerak itu boleh, pada puasa kita tidak makan, padahal makanan itu halal," tambahnya.

Dipanggil KPK

Kabar Ustadz Abdul Somad Dipanggil Komisi Pemberntasan Korupsi (KPK) mengejutkan jemaahnya.

Mereka terkejut lantaran UAS dipanggil KPK.

Dalam potret yang diunggahnya, Ustadz Abdul Somad terlihat berfoto di lobi gedung KPK.

Berbeda dengan seseorang yang dipanggil KPK pada umumnya, kehadiran Ustadz Abdul Somad terlihat tidak didampingi petugas.

Ustadz Abdul Somad terlihat mengenakan baju koko dan celana panjang lengkap dengan sarung di pundak dan kopiah di kepala.

Dirinya terlihat tersenyum sumringah berfoto di hadapan Garuda Pancasila.

Dalam potret berikutnya, kehadiran Ustadz Abdul Somad rupanya dinantikan para pengagumnya.

Mereka terlihat berfoto bersama di dalam Masjid Al-Ikhlas yang berada di gedung KPK.

Begitu juga dengan potret berikutnya, dirinya terlihat memberikan tausiah kepada para pegawai KPK siang tadi, Selasa (19/11/2019).

Hal tersebut dibenarkan oleh Ustadz Abdul Somad, lewat statusnya instagramnya.

Panggilan KPK itu disebutkan UAS berupa panggilan untuk mengisi tausiah di Masjid Al-Ikhlas.

"Tausiyah Zhuhur, Masjid al-Ikhlas Kantor KPK," tulis Ustadz Abdul Somad singkat.

Kehadiran Ustadz Abdul Somad di Masjid Al-Ikhlas terlihat disambut gembira pengikutnya.

Sejumlah komentar positif dituliskan, termasuk sejumlah candaan terkait kabar Ustadz Abdul Somad dipanggil KPK.

Seperti yang disampaikan oleh Novi Kurniati lewat akun @novikur73; yang menyebut maksud kedatangan Ustadz Abdul Somad untuk menasehati Ketua KPK, Agus Rahardjo.

"Ketua KPK nya dinasehatin ya Ustadz," tulis Novi dalam kolom komentar.

"UAS dipanggil KPK," tambah @binsyafei.

Sedangkan Afilian Wahyu Satria lewat akun @ianelkareem; menyebut kedatangan KPK bakal memicu isu baru.

Isu itu dikaitkannya dengan gerakan separatis Taliban di Afganistan.

"Bentar lagi ada yg comment 'karyawan KPK terindikasi taliban'," tulis Afilian.

Ceramah di Markas Angkatan Darat

Dalam postingan sebelumnya, Ustadz Abdul Somad terlihat juga mengisi tausif di  Direktorat Keuangan Angkatan Darat, Markas Besar TNI pada Selasa (19/11/2019).

Kehadiran Ustadz Abdul Somad dalam instasi pemerintah itu resmi dibuktikannya lewat Surat Nomor B/998/X/2019.

Surat itu berisi permohonan menjadi penceramah dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Al Amanah Ditkuad, Jalan Dr Wahidin I Nomor 6, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (19/11/2019).

"Direktorat Keuangan Angkatan Darat. Peresmian Masjid Amanah
Bersama Bpk Brigadir Jenderal TNI Temas," tulis Ustadz Abdul Somad melengkapi postingannya.

Serupa dengan postingannya ketika mengisi tausiah di KPK, statusnya diapresiasi warga net. 

Mereka turut berdoa agar para penceramah lainnya kembali diberikan tempat untuk berdakwah seperti sebelumnya. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved