Fahri Hamzah: Keliru Menganggap Ahok Sudah Tidak Punya Hak Apa-apa di Atas Bumi Republik Ini

Fahri Hamzah merespons polemik Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang dikabarkan akan menjadi bos di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Fahri Hamzah: Keliru Menganggap Ahok Sudah Tidak Punya Hak Apa-apa di Atas Bumi Republik Ini
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berbincang dengan Tribunnews di ruang kerjanya di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (28/9/2019). 

WAKIL Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah merespons polemik Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang dikabarkan akan menjadi bos di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurutnya, masyarakat keliru menganggap Ahok tidak memiliki hak lagi menjadi pejabat di Indonesia.

Ahok merupakan mantan narapidana kasus penodaan agama. Ahok telah divonis bersalah dua tahun penjara dan bebas pada 24 Januari 2019.

Gerindra Berharap Ahok Tak Cari Ribut dan Petantang-petenteng Jika Jadi Bos BUMN, Minta Libatkan BPK

"Kekeliruan orang yang menganggap seolah-olah Ahok itu sudah tidak (hak) punya apa-apa di atas bumi republik ini."

"Itu enggak benar," ujar Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Menurut Fahri Hamzah, Ahok sudah menjalankan hukuman pidana atas kasus penistaan agama.

Jihadis Jadikan Polisi Sasaran Utama, Padahal Doktrin ISIS Tak Sebut Target Secara Spesifik

Oleh karena itu, ia memiliki hak yang sama atas hukum.

Fahri Hamzah juga meminta Menteri BUMN Erick Thohir meluruskan isu dan pro kontra yang berkembang mengenai Ahok masuk BUMN.

"Berlakulah Pasal 27 UUD itu, bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum, dan pemerintahan."

Selain Tembak Mati Dua Terduga Teroris di Deli Serdang, Densus 88 Juga Ciduk Tiga Orang di Aceh

"Dan wajib menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan dengan tanpa ada kecuali," paparnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved