Breaking News:

Pajak Mobil Mewah

Update DKI Jakarta Disebut Rugi Miliaran Rupiah karena Pencatutan Identitas Mobil Mewah oleh Pemilik

Pemprov DKI Jakarta diprediksi mengalami kerugian puluhan miliar rupiah akibat pencatutan nama pemilik kendaraan yang tidak sesuai.

Warta Kota/Desy Selviany
Sekretaris Badan Pajak Retribusi Daerah DKI Jakarta Pilar Hendrani sambangi identitas pemilik Rolls Royce Phantom Selasa (19/11/2019). 

Pilar menjelaskan pencatutan identitas orang lain untuk kepemilikan kendaraan mewah diprediksi merugikan pemasukan daerah hingga puluhan miliaran rupiah.

"Biasanya mereka yang lakukan hal ini untuk menghindari pajak progresif," jelas Pilar.

Misalnya saja kata Pilar yang menimpa Dimas Agung Prayitno (21). Diprediksi mobil Rolls Royal Phantom yang dibeli mantan bosnya itu telah merugikan daerah miliaran rupiah.

"Kalau gak masuk pajak progresif hanya kena Rp 167 juta pertahun tapi kalau pakai pajak progresif nilainya capai Rp 210 juta," kata Pilar.

Terungkap KTP Penjual Sepatu Hilang Kaget Mengetahui Dia Tercatat Sebagai Pemilik Tiga Mobil Mewah

Ia berharap dengan adanya sidak tersebut akan membuat pemilik kendaraan mewah yang nakal segera melakukan balik nama kendaraan.

"Maka kami imbau untuk masyarakat di bulan keringan pajak ini mari teman-teman segera lakukan proses balik nama," kata Pilar.

Diberitakan Wartakotalive.com sebelumnya Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jakarta Barat temukan mobil mewah tunggak pajak yang tidak sesuai dengan identitas pemilik.

Mobil bermerek Rolls Royce Phantom itu dalam data resmi dimiliki oleh pemuda yang tinggal di sebuah pemukiman padat di Mangga Besar, Jakarta Barat.

Setelah disambangi sesuai identitas KTP yang tercantum, pemuda yang bernama Dimas Agung Prayitno (21) mengaku tidak tahu menahu soal mobil tersebut.

Nama Dimas hanya dicatut oleh mantan bosnya dengan cara meminjam KTP-nya di tahun 2017 lalu.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved