KONI dan KOI Diminta Perkuat Kerjasama dengan Kemenpora Untuk Persiapan SEA Games dan PON 2020

KONI dan KOI diminta memperkuat kerjasama dengan Kemenpora menjelang persiapan SEA Games 2019 Filipina dan PON 2020 Papua.

Warta Kota/Abdul Majid
Menpora Zainudin Amali dan Ketua Umum KONI Marciano Norman saat membahas persiapan SEA Games dan PON 2020 Papua, Kemenpora, Jakarta, Selasa (19/11/2019) 

KONI dan KOI diminta memperkuat kerjasama dengan Kemenpora menjelang persiapan SEA Games 2019 Filipina dan PON 2020 Papua.

Hal itu diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali seusai menerima audiensi Ketua Umum KONI Marciano Norman pagi ini di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

515 Atlet Panahan Berebut 138 Tiket Menuju PON Papua 2020

Dalam pertemuan tersebut, Menpora mengatakan Marciano Norman dan jajarannya melaporkan dan membahas mengenai persiapan SEA Games dan PON 2020 Papua.

“Ketua Umum KONI dan pengurusnya tadi menyampaikan tentang hal-hal yang sudah dikerjakan oleh KONI dan secara khusus juga melaporkan tentang persiapan pelaksanaan PON 2020, dan melaporkan tentang persiapan SEA Games,” kata Menpora.

Lebih lanjut, politisi asal Golkar itu juga menyampaikan selain pembahasan mengenai persiapan SEA Games dan PON 2020 Papua, pertemuan Kemenpora dan KONI juga sebagai tanda bahwa stakeholder olahraga Indonesia harus bersatu.

Persiapan SEA Games 2019, Atlet Angkat Besi Indonesia Eko Yuli Irawan Target Emas dan Rekor Baru

Kedepan Kemenpora, KONI dan KOI akan saling bahu membahu untuk mendukung perkembangan olahraga Indonesia.

“Kami sudah bertekad, Kemeterian Pemuda dan Olahraga, KONI dan KOI akan  bekerjasama, bersinergi secara terus menerus, tanpa skat, kalau ada masalah sekecil apa pun segera kita selesaikan, jangan menunggu masalahnya menjadi besar. Jadi saya senang komunikasi di antara kita, antara saya sebagai Menpora dan Ketua Umum KONI Pak Marciano, itu sangat lancar, sangat cair, begitu juga dengan Mas Okto sebagai ketua KOI,” kata Zainudin.

Untuk menjaga kerjasama tersebut, Menpora meminta kepada KONI dan KOI agar tetap terus berkomunikasi yang dinilainya menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga hubungan baik.

Menpora Ingatkan Timnas U-23 Indonesia Jangan Berpuas Diri dan Fokus di SEA Games 2019 Filipina

“Saya kira kita ke depan optimis olahraga kita akan lebih baik, karena hal yang paling sensial adalah komunikasi. Kalau komunikasi sudah lancar maka urusan lain juga akan lancar, tapi kalau komunikasinya tersumbat, terhambat itu pasti akan berdampak kepada urusan-urusan olahraga, khususnya pada pembinaan,” pungkasnya.

Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved