Breaking News:

Teror Penyiraman Cairan Kimia

Terungkap Ini Penyebab Penyiram Cairan Kimia Berupa Air Soda Api Selalu Memilih Korban Perempuan

Karenanya, masih didalami lagi apa motif sebenarnya tersangka. Yang ada, saat ini, masih motif sementara.

Warta Kota/Desy Selviany
Ilustrasi. Sakinah menunjukkan luka bakar akibat cairan kimia yang disiram oleh orang tidak dikenal. 

Seperti diketahui sebelumnya Tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat, berhasil membekuk pelaku penyiraman cairan kimia yang terjadi di tiga lokasi di Jakarta Barat, dalam sepekan terakhir ini.

Di mana semua korbannya adalah perempuan dan 5 di antaranya adalah pelajar.

Pelaku adalah Findra Yunico (29) alias FY, yang dibekuk polisi di Jalan Mawar, Srengseng, Jumat (15/11/2019) malam.

Warga Lenteng Agung Geger Saat Mereka Menemukan Mayat Bayi yang Mengambang di Aliran Kali Baru Barat

Findra diketahui berprofesi sebagi teknisi atau tukang service, air conditioner (AC) atau pendingin ruangan.

Kabid Kimbiofor Puslabfor Polri Kombes Andi Firdaus mengatakan dari pemeriksaan cairan kimia di tiga lokasi dimana pelaku beraksi, dipastikan bahwa cairan itu adalah soda api.

"Dari TKP satu, dua dan tiga, bahannya identik yaitu soda api. Nama kimianya natrium hidroksida," kata Andi, Sabtu (16/11/2019).

"Ini, termasuk bahan berbahaya dan dapat menyebabkan iritasi ke kulit apabila disiramkan tersangka ke korban. Tapi tidak sampai membuat melepuh kulit, sebagaimana bahan dengan konsentrat kimia tinggi lainnya," kata Andi.

Karenanya ia yakin para korban akan dapat pulih dari iritasi yang dialami.

Andi menjelaskan, soda api yang dipakkai pelaku berbentuk butiran atau kristal.

"Oleh pelaku kristal soda api itu dilarutkan di dalam air, dalam suatu kemasan. Air itulah yang digunakan tersangka FY untuk menyiram para korban. Jadi, dia tidak langsung pake tangan, tapi mungkin dia menabur dahuli kristal ke dalam botol atau wadah tertentu," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved