Pesan Granit Xhaka untuk Suporter Arsenal

Kemarin, melalui akun Instagramnya kapten Timnas Swiss itu kembali menyatakan ketidaksukaanya terhadap suporter dan tim asal London Utara tersebut.

Editor: Dewi Pratiwi
The Telegraph
Granit Xhaka 

Perseteruan Granit Xhaka dengan suporter Arsenal ternyata terus berlanjut meski kompetisi Liga Inggris memasuki jeda internasional.

Kemarin, melalui akun Instagramnya kapten Timnas Swiss itu kembali menyatakan ketidaksukaanya terhadap suporter dan tim asal London Utara tersebut.

"Bahagia itu ketika Anda merasa puas dengan diri Anda sendiri dan tidak perlu konfirmasi dari orang lain," tulis Xhaka.

Apa yang dilakukan Xhaka adalah pesan kepada suporter Arsenal bahwa dia merasa bahagia dan merasakan kenikmatan bermain bersama timnas.

Hal tersebut tidak pernah dirasakannya dalam beberapa bulan terakhir di Arsenal.

Seperti diberitakan sebelumnya, Xhaka terlibat perseteruan dengan suporter Arsenal.

Hal itu terjadi ketika Gunners ditahan imbang 2-2 oleh Crystal Palace, meski sempat unggul 2-0.

Mengaku Terlalu Pemilih, Ini Rahasia Kecantikan Aktris Kim Tae Hee

Song Hye Kyo dan Seo Kyoung Duk Kembali Menyumbang Buku Panduan

Jin BTS Sarankan Penggemar Lebih Sopan dan Menghargai Orang Lain di Bandara

Xhaka yang ditunjuk sebagai kapten Arsenal dianggap sebagai biang hasil buruk dalam beberapa laga terakhir Gunners.

Namun untuk sementara Xhaka yang sudah kehilangan ban kapten di Arsenal, bisa melupakan kepedihannya itu.

Ia berhasil fokus memimpin Swiss di ajang kualifikasi Piala Eropa 2020.

Swiss membutuhkan kemenangan di kandang Gibraltar untuk memastikan tiket putaran final.

Tim besutan Vladimir Petkovic itu berada di peringkat kedua klasemen Grup D, satu poin di bawah Denmark.

Jika menang atas Gibraltar Swiss bahkan berpeluang finis dengan status sebagai juara grup.

Pasalnya pada saat bersamaan Denmark harus berhadapan dengan tim kuat Rep Irlandia.

Gareth Southgate Sebut Inggris Semakin Kuat

Cristiano Ronaldo Ancaman Serius bagi Luxemburg

Terbongkar Pacaran Juli Lalu, Kini Kim Kyu Jong Akhiri Hubungan dengan Kekasih

Di atas kertas Swiss tidak akan kesulitan menundukkan Gibraltar, tim terlemah di Grup D dan belum memperoleh satu poin pun.

"Kami akan tetap menurunkan skuad terbaik. Salah besar jika kami memandang ringan Gibraltar. Mereka tentu ingin menutup babak kualifikasi dengan hasil bagus, apalagi bermain di kandang sendiri. Kami harus tetap waspada," kata Petkovic.

Jika Swiss kalah dan pada saat bersamaan Irlandia sukses membuat kejutan dengan mengalahkan Denmark di Dublin, Xhaka dkk harus melupakan mimpi lolos ke putaran final.

Saat ini Irlandia berada di peringkat ketiga, dua poin di bawah Swiss.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Senin (18/11/2019)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved