Breaking News:

Kesehatan

Peringatan Bagi Para Ibu Hamil, Tolong Segera Jauhi Makanan Instan dan Junk Food Supaya Janin Sehat

Tidak semua makanan boleh dimakan para ibu yang sedang hamil. Selain makanan instan, ibu hamil juga dilarang mengonsumsi junk food. Mengapa?

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Womenshealth.gov
Ilustrasi perempuan hamil besar 

Pengetahuan ibu hamil untuk mengonsumsi makanan yang diberikan untuk janin dalam kandungannya dinilai masih minim.

Para ibu hamil diharapkan dapat memperbaiki gizi dengan mengonsumsi makanan alami.

Tidak hanya makanan instan saja, makanan seperti junk food pun perlu dihindari karena berpotensi mengakibatkan gangguan kesehatan bagi ibu hamil dan janin dalam kandungannya.

Ilustrasi pemeriksaan ibu hamil
Ilustrasi pemeriksaan ibu hamil (New York Post)

"Kebutuhan gizi ibu diperlukan, bukan hanya untuk pertumbuhan janin tetapi metabolisme meningkat karena perubahan keseimbangan hormon," kata Prita Dhyani, Dosen Program Studi Gizi Universitas Indonusa Esa Unggul, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (17/11/2019).

Prita Dhyani menyampaikan hal tersebut disela melakukan kegiatan dan pemeriksaan di Puskesmas Kebon Jeruk, yang dihadiri Muryati, Ketua Koordinator Bidang KIA Puskesmas Kebon Jeruk. 

Atur Jarak Aman Kehamilan Setelah Persalinan Caesar Demi Kesehatan Kandungan

Berobat ke Singapura, Tantri Kotak Bersyukur Kehamilan Kedua Dinyatakan Sembuh dari Toksoplasma

Menurut Prita Dhyani, di awal kehamilan, napsu makan ibu hamil tidak begitu baik karena ada rasa mual dan pusing. Oleh karenanya ibu hamil harus memberi cadangan beberapa zat gizi dalam jumlah cukup selama kehamilan.

Gizi buruk yang terjadi karena kesalahan mengatur makan membawa dampak tidak baik, bukan hanya bagi ibu, tetapi juga bagi bayi yang dikandungnya.

"Gizi seimbang ibu hamil berarti keseimbangan antara zat gizi yang dibutuhkan ibu untuk kesehatan dan tumbuh kembang janin yang dipenuhi asupan zat gizi beraneka ragam dari makanan," katanya.

Ilustrasi perempuan hamil
Ilustrasi perempuan hamil (Healthline)

Prita Dhyani mencatat, kenaikan berat badan yang dianjurkan selama kehamilan 10 sampai 12,5 kilogram adalah trimester I (1 kilogram), yang hampir seluruhnya berkontribusi bagi ibu.

Sementara Trimester II (3 kilogram), yang sekitar 60 persen berkontribusi bagi ibu dan Trimester III (6 kilogram) yang sekitar 60 persen berkontribusi bagi janin.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved