Breaking News:

Kembar Siam

Lampaui Harapan, Para Dokter Ucap Syukur Saat Berhasil Pisahkan Bayi Kembar Siam Ardi dan Ardan

Ucapan syukur tidak henti mengalir dari para tim dokter spesialis yang mengoperasi bayi kembar siam asal Tangerang Ardi dan Ardan.

Penulis: Desy Selviany | Editor:
Warta Kota/Desy Selviany
Tim dokter operasi bayi kembar siam Ardi dan Ardan gelar konferensi pers usai operasi di RSAB Sabtu (16/11/2019) 

Otoritas RASB Harapan Kita menjelaskan banyaknya dokter yang dilibatkan dalam operasi pemisahan tersebut lantaran operasi yang memang tidak akan mudah.

Operasi pemisahan kembar siam sangat kompleks sehingga harus melibatkan banyak disiplin ilmu, tenaga medis, tenaga kesehatan dan tenaga perawat dengan jumlah banyak.

Tenaga medis yang terlibat dalam pemisahan Ardi dan Ardan ialah spesialis bedah anak, spesialis bedah thorax kardio vaskular, sepasialis bedah pelastik, spesialis patologi klinik dan spesialis rehabilitasi medik.

Direktur RSAB Harapan Kita dr. Didi Danukusumo mengatakan dokter-dokter spesialis dari rumah sakit lain juga dilibatkan dalam operasi pemisahan ini.

"RSAB Harapan Kita akan dibantu beberapa tenaga medis spesialis dari rumah sakit luar antara lain, Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, RSCM, Pusat Kanker Nasional Dharmais, RSPAD Gatot Subroto," kata Didi dalam konferensi pers di RSAB Harapan Kita, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Didi menjamin pada hari Sabtu itu seluruh tenaga medis di rumah sakit tersebut akan memusatkan perhatian kepada operasi pemisahan Ardi dan Ardan.

Jika berhasil maka operasi Ardi dan Ardan akan menjadi operasi keempat pemisahan kembar siam di RSAB Harapan Kita.

Sebelumnya RSAB Harapan Kita telah melakukan operasi kepada bayi kembar siam dempet perut tahun 1981, pemisahan bayi kembar siam dempet perut dan tulang dada tahun 2016 dan pemisahan bayi kembar siam dempet kepala tahun 2017.

"Syukur ketiga operasi tersebut berjalan lancar dan membuat bayi tumbuh normal hingga dewasa," kata Didi.

Sebelumnya orang tua Ardi dan Ardan Hesti Novianti membuka penggalangan dana di platform penggalangan dana Kitabisa.com untuk bisa melakukan operasi pemisahan bayi kembarnya.

Penggalangan dana yang dibuka 23 Agustus 2019 lalu viral hingga membuat mereka mampu mengumpulkan dana sebesar Rp1,1 Miliar untuk operasi Ardi dan Ardan. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved