Sabtu, 2 Mei 2026

Dengan Teknologi UHT Santan Kelapa Kemasan Aman Dikonsumsi, Begini Prosesnya

Dengan Teknologi UHT Santan Kelapa Kemasan Aman Dikonsumsi, Begini Prosesnya yakni sterilisasi dengan suhu panas

Tayang:
Penulis: Ign Agung Nugroho |
Warta Kota/Ign Agung Nugroho
Tetra Pak Indonesia saat menggelar diskusi bertajuk 'Melindungi Kebaikan Santan Kelapa Indonesia', di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Kamis (14/11/2019) lalu. 

Konsumen seharusnya tidak perlu ragu untuk menggunakan produk santan kelapa kemasan yang diproses dengan menggunakan teknologi Ultra High Temperature (UHT).

Pendapat itu disampaikan Dr.Ing. Azis Boing Sitanggang, STP, MSc, Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) ‎saat menjadi narasumber dalam diskusi yang digelar Tetra Pak Indonesia, bertajuk 'Melindungi Kebaikan Santan Kelapa Indonesia', di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Kamis (14/11/2019) lalu.

Azis Boing menjelaskan, melalui proses teknologi UHT yang memanaskan produk santan kelapa kemasan pada 140 o C dalam waktu 8- 15 detik sehingga kondisi sterilitas komersial ini telah tercapai.

"Dengan demikian, mikroba target berupa clostridum botulinum, dan mikroorganisme patogen maupun pembusuk yang terdapat dalam produk tersebut telah dimusnahkan," katanya.

Implikasi dari proses ini, kata Azis Boing, adalah produk dapat bertahan lebih lama jika disimpan pada suhu ruang; dan waktu proses yang relatif cepat dapat menjaga nutrisi dan rasa alami dari santan kelapa tersebut.

"Jadi konsumen tidak perlu lagi ragu untuk memanfaatkan produk ini sebagai bahan dasar dan pelengkap makanan dan minumannya," kata Boing.

Dia juga mengelaborasikan lebih lanjut, bagaimana teknologi proses dan pengemasan bisa menjawab tantangan perluasan distribusi produk santan kelapa kemasan.

Menurutnya, untuk menyakin agar santan kemasan aman dikonsumsi, konsumen juga perlumemperhatikan kondisi kemasan yang baik, seperti tidak penyok, tidak adanya penggelembungan, dan disertai dengan informasi pelabelan yang sesuai dengan peraturan, seperti informasi kedaluwarsa, nomor registrasi produk, dan lainnya.

Sementara itu, John Jose, Marketing Director Tetra Pak Malaysia, Singapura, Filipina, dan Indonesia mengatakan bahwa Indonesia patut merasa bangga menjadi salah satu penghasil kelapa terbesar dunia.

‎Menurutnya, ada peluang yang cukup besar untuk bisa mendistribusikan santan ke seluruh Indonesia dan bahkan ke negara lain.

"Kehadiran teknologi pengolahan dan pengemasan aseptik Tetra Pak merupakan cara yang tepat untuk mengatasi tantangan distribusi logistik yang ada.

Santan segar yang terjaga kealamian dan nutrisinya bisa dikemas dan distribusikan secara merata bahkan hingga ke pelosok terpencil di seluruh wilayah Indonesia dan dunia," kata John Jose.

Alasan digelarnya event ini kata John, Tetra Pak Indonesia, selaku perusahaan global pada pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman menyadari pentingnya memberikan informasi yang tepat kepada ibu rumah tangga agar tidak ragu memanfaatkan kebaikan santan kelapa kemasan.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved