Bola Emas Andriy Shevchenko yang Lolos dari Horor Chernobyl

Karier Sheva melejit cepat. Dia kemudian bergabung dengan AC Milan dan Chelsea, sebelum kembali ke Dynamo Kiev.

Bola Emas Andriy Shevchenko yang Lolos dari Horor Chernobyl
Pulse
Andriy Shevchenko 

Sukses Ukraina menembus putaran final Piala Eropa tidak lepas dari tangan dingin sang pelatih Andriy Shevchenko.

Eks striker Chelsea dan AC Milan ini bahkan sudah memastikan tiket putaran final ketika timnya melakoni tujuh dari delapan laga babak kualifikasi Grup B.

Tidak aneh jika pelatih yang akrab dipanggil Sheva ini menuai pujian.

Ukraina lebih dulu menggenggam tiket putaram final dibanding tim favorit Inggris, Prancis, dan Jerman.

Apa yang dilakukan Sheva adalah jawaban atas kritik yang menerpanya setelah gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018.

"Dalam tiga tahun saya sudah bekerja keras, dan kini Ukraina kembali sejajar dengan negara-negara Eropa lainnya. Untuk mencapai sukses, Anda harus bekerja keras dan penuh motivasi," kata Sheva.

Sebelumnya pelatih berusia 43 tahun ini sukses membawa negara eks pecahan Uni Soviet ini promosi dari Liga B ke Liga A di Liga Bangsa-Bangsa atau UEFA Nations League.

Sejarah sukses karier sepak bola Sheva tidak lepas dari tragedi Chernobyl yang terjadi pada April 1986.

Roberto Mancini Masih Buka Pintu untuk Mario Balotelli

Victor Lindelof Akui MU Bermasalah dengan Konsistensi

Kapten Timnas Swiss Ini Masih Mencintai Arsenal

Sheva tiba di Kiev dengan status pengungsi setelah kampung halamannya terdampak kebocoran reaktor nuklir Vladimir Ilich Lenin milik Rusia di Chernobyl, bagian utara yang saat ini dikenal sebagai Ukraina.

Tragedi Chernobyl adalah salah satu tragedi kemanusiaa yang paling mengerikan. Radiasi yang ditimbulkan mencemari wilayah sekitar dalam radius 28 km.

Halaman
123
Penulis: Rusna Djanur Buana
Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved