Beli HP Rusak dari Singapura, Polresta Tangerang Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone, 1 Orang DPO

JAJARAN Polresta Tangerang mengungkap sindikat rekondisi smartphone ilegal di Kabupaten Tangerang, yang dibeli dari Singapura dalam kondisi rusak.

Beli HP Rusak dari Singapura, Polresta Tangerang Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone, 1 Orang DPO
Istimewa
Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi menunjukkan barang bukti dalam jumpa pers terungkapnya sindikat rekondisi smartphone rusak dari Singapura, di Tangerang, Minggu (17/11/2019). 

"Dalam sebulan, omset tersangka mencapai Rp 150 juta," ucapnya.

Barang bukti sindikat rekondisi smartphone rusak dari Singapura yang diungkap jajaran Polresta Tangerang, Minggu (17/11/2019).
Barang bukti sindikat rekondisi smartphone rusak dari Singapura yang diungkap jajaran Polresta Tangerang, Minggu (17/11/2019). (Istimewa)

Dari penggrebekan itu, polisi mengamankan 1.697 unit iPhone dari berbagai tipe.

Selain itu, polisi juga mengamankan 4 unit solder, 1 alat servis, 1 unit mesin pencetak IMEI, 1 unit laptop, 1 unit power supply dan ratusan dus iPhone palsu.

Para tersangka dijerat dengan Pasal berlapis di antaranya Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf f dan j Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Pasal 104 dan 106 Undang-Undang Perdagangan, Pasal 120 ayat (1) Undang-Undang Perindustrian, Pasal 52 Undang-Undang Telekomunikasi serta Pasal 3, 4 dan 5 Undang-Undang Pencegahan Pencucian Uang.

"Ancaman hukuman untuk para tersangka di atas 5 tahun penjara," kata Ade.

Menurut Ade, saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan. Dia memastikan akan terus membongkar jaringan itu agar tidak merugikan masyarakat. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved