Breaking News:

Anak Bupati Majalengka Ditahan Terkait Penembakan Kontraktor, Sang Kontraktor Malah Cabut Laporan

"Barang bukti yang kita sita satu pucuk senjata api pistol kaliber 9 mm beserta enak butir peluru karet," ucap dia.

Kolase Tribun Jabar/https://setda.majalengkakab.go.id/
Profil Irfan Nur Alam anak Bupati Majalengka yang diduga terlibat penembakan dengan kontraktor yang melaporkan 

Setelah anak Bupati Majalengka, Irfan Nur Alam, mendekam di sel Polres Majalengka, sang pelapor Panji Pamungkasandi, mendadak mencabut laporannya.

Sebelumnya korban Panji Pamungkasandi melaporkan Irfan Nur Alam, yang juga Kabag Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Majalengka, setelah pelaku menembak dan menganiaya dirinya Minggu (10/11/2019) malam.

Irfan Nur Alam menembakkan tiga butir peluru karet kepada kontraktor asal Bandung, Panji.

Pihak terlapor Irfan Nur Alam (kiri) dan Panji Pamungkasandi bersalaman menandakan perdamaian, Sabtu (16/11/2019).
Pihak terlapor Irfan Nur Alam (kiri) dan Panji Pamungkasandi bersalaman menandakan perdamaian, Sabtu (16/11/2019). (TribunCirebon.com/Eki Yulianto)

Akibatnya, Panji mengalami luka pada telapak tangan kiri dan membutuhkan belasan luka jahitan.

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono didampingi Wakapolres, Kompol Hidayatullah dan Kasat Reskrim, AKP M Wafdan Muttaqin, Sabtu (16/11/2019) mengatakan, tersangka yang kini menjabat sebagai Kabag Ekbang Setda Pemkab Majalengka itu, telah menembakan tiga butir peluru terhadap Panji Pamungkasandi, pada Minggu (10/11/2019).

Kejadian itu, dilakukan sekitar pukul 23.30 WIB di Ruko Taman Hana Sakura di Jalan Cigasong-Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Anak Bupati Majalengka, Irfan Nur Alam, Akhirnya Ditahan Kasus Penembakan Kontraktor Asal Bandung

Anak Bupati Majalengka Terlibat Kasus Penembakan Kontraktor? Begini Tanggapan Sang Bupati

Kisah Viral Tujuh Perwira Polisi Angkatan 2000, Semua Asal Medan, dan Kini Semua Jadi Kapolres

"Seluruh amunisi yang telah ditembakkan kepada korban sebanyak tiga butir," ujar AKBP Mariyono, Sabtu (16/11/2019).

Menurutnya, semua amunisi yang terdapat di dalam senjata api berwarna hitam bermerk MLX-XVI-SR kaliber 9 mm itu, berjumlah sembilan butir.

Dimana, enam masih utuh dan tiga sudah ditembakkan.

"Barang bukti yang kita sita satu pucuk senjata api pistol kaliber 9 mm beserta enak butir peluru karet," ucap dia.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved