GrabWheels

YLKI Desak Grab Hentikan Menyewakan Skuter Listrik

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pun memberikan sejumlah catatan atas kejadian adanya korban jiwa saat naik sekuter listrik, Grabwheel.

YLKI Desak Grab Hentikan Menyewakan Skuter Listrik
Warta Kota/Henry Lopulalan
Warga mengendarai Sekuter Listrik Grab Wheels di Jalan Pintu I, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019). 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Kendaraan skuter listrik besutan Grab, Grabwheel, baru-baru ini telah menelan korban jiwa.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pun memberikan sejumlah catatan atas kejadian tersebut.

Pertama, YLKI menduga manajemen Grab belum atau tidak memberikan edukasi atau petunjuk teknis yang kuat kepada pengguna Grabwheel.

NextICorn 2019 Digelar, Fintech Masih Primadona

Petunjuk tersebut baik berupa mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan, terutama berkaitan dengan aspek keselamatan.

Karena itu, YLKI pun meminta Grab untuk menghentikan penyewaan skuter listrik ini.

"YLKI meminta Grab untuk menghentikan sewa skuter listrik sebelum memperbaiki aspek safety kepada calon penggunanya," ujar Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, Kamis (14/11/2019).

YLKI juga meminta pihak yang menyewakan skuter listrik, terutama Grab, untuk memastikan dan menjamin pengguna skuter paham terkait rambu-rambu lalu lintas dan aspek-aspek yang lebih detail terutama dari sisi keselamatan.

Demam Grabwheels, Berikut Ini Daftar Harga Skuter Listrik di Indonesia

Pasalnya, sampai saat ini belum ada dukungan yang memadai dari sisi infrastruktur dan belum ada sosialisasi yang memadai kepada pengguna skuter listrik.

Tak hanya memberi sejumlah catatan kepada penyewa skuter listrik, YLKI pun mendesak Pemprov DKI Jakarta bahkan Kementerian Perhubungan supaya secepatnya mengatur ketat keberadaan skuter listrik.

"YLKI mendukung Dishub DKI Jakarta yang akan mengatur hal ini, agar secara cepat disahkan oleh Gubernur DKI Jakarta," kata Tulus.

Yahoo Jepang Melakukan Penjajakan Merger dengan Line

Poin poin krusial yang perlu diatur, antara lain perizinan yang ketat, pentarifan, dan juga jaminan asuransi.

"Intinya keberadaan skuter listrik harus dikendalikan dengan kuat," kata Tulus.

Hasil Investasi BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp 22,5 Triliun Hingga September 2019

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Telan korban jiwa, YLKI desak Grab hentikan penyewaan skuter listrik

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved