Kesehatan
Tips Memilih Telur dan Daging Ayam Sehat Untuk Dikonsumsi, Perhatikan Cara Mengolahnya
“Jadi proses masaknya yang jadi pemicunya, kayak tadi kalau dibakar bersifat kasinogen, jadi masak yang benar."
Daging ayam dan telur ayam merupakan sumber protein paling laris dikonsumsi masyarakat di Indonesia.
Untuk mendapatkan sumber protein tepat dari ayam dan telur, dokter hewan Wayan Wiryawan mengingatkan agar saat membeli telur pastikan pada kemasannya terdapat tulisan NKV.
NKV adalah singkatan dari Nomor Kontrol Veteriner.
Artinya, telur dan daging berasal dari peternakan yang menerapkan tata laksana peternakan yang baik atau good farming practice sehingga produk aman dikonsumsi.
“Ayam dan telur juga kan sumber kehidupan jadi kita konsumsi rutin yang ada NKV-nya, itu yang aman, yang proses produksinya berarti benar dan aman,” ucap drh Wayan Wiryawan.
Wayan Wiryawan menjelaskannya saat ditemui di acara ‘Seminar Media: Pekan Peduli Antibiotik Sedunia 2019’ di Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019).
• Sembilan Copet Ditangkap Saat Beraksi di Konser Musik di Bekasi, Hati-hati Copet Incar Ponsel!
• Risiko Persalinan Caesar Kedua, Bekas Jahitan Operasi Caesar Bisa Nyeri Berbulan-bulan
• Modal Kembangkan Sayap Bisnis, Brisia Jodie Bakal Tuntut Ilmu di Australia
Telur dan daging ayam yang tidak berasal dari peternakan dikhawatirkan tidak mengikuti aturan kesehatan sehingga dapat menyebarkan kuman berbahaya bagi kesehatan tubuh.
“Jadi yang dikhawatirkan kalau tidak dari peternakan yang ada NKV-nya potensi menyebarkan kuman yang resisten pada antibiotik yang dikonsumsi,” tutur drh Wayan.
Wayan juga menyebutkan, jika mengonsumsi telur atau daging dalam jumlah wajar dan cara memasak benar maka akan meminimalisir risiko penyakit.
Misalnya, daging diolah dengan cara dikukus lebih baik dibandingkan dengan metode dibakar dapat memancing sifat karsinogen yang dapat memicu kanker.
“Jadi proses masaknya yang jadi pemicunya, kayak tadi kalau dibakar bersifat kasinogen, jadi masak yang benar, gorengnya tidak lebih dari waktunya yang dapat memicu penyakit metabolik,” kata Wayan. (Apfia Tioconny Billy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/telur11109.jpg)