Breaking News:

Kasus Investasi Qnet

Polres Lumajang Temukan Bukti PT QNII Ilegal, Investasi Qnet Pelanggaran Besar

Polres Lumajang Temukan Bukti PT QNII Ilegal, Investasi Qnet Pelanggaran Besar. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
istimewa
Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban memegang foto para tersangka kasus Qnet. 

Status Keanggotaan APLI Dihentikan

PT QN International Indonesia (PT QNII) atau Qnet diberhentikan status keanggotaannya di Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI).

PT QNII adalah pemilik brand Qnet yang tengah diduga terlibat pidana bisnis skema piramida.

Kasus tersebut tengah diusut Polres Lumajang dan sejauh ini sudah menetapkan 14 tersangka.

 Polres Lumajang Menangkan Pra Peradilan Dalam Kasus Investasi Qnet

Ke-14 tersangka adalah direksi Qnet, dan mitra usahanya, PT Amoeba International.

Bisnis skema piramida tersebut diduga melakukan praktek penipuan, dan membuat banyak orang merugi.

Ketua APLI, Kany Soemantoro, membenarkan diberhentikannya status PT QNII atau Qnet sebagai anggota APLI.

"Keputusan ini berdasarkan hasil rapat dewan komisioner tanggal 8 November kemarin," kata Kany ketika dihubungi Warta Kota, Minggu (10/11/2019).

 Polres Lumajang Tambah 2 Tersangka di Kasus Investasi Qnet, Total Sudah 14 Tersangka

Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban, menyambut baik keputusan APLI.

“Tapi kami juga masih kecewa terhadap APLI karena kami lihat belum benar-benar serius membersihkan asosiasinya dari perusahaan money games," kata Arsal.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved