Breaking News:

Relokasi PKL

PKL Baju Senen Ogah Pindah, Meski Desember Tak Boleh Lagi Berdagang di Trotoar

Para PKL Baju Senen Ogah Pindah, Meski Desember Tak Boleh Lagi Berdagang di Trotoar. Dari kawasan Pasar Senen mereka akan direlokasi ke Pasar Kenari

Penulis: Joko Supriyanto | Editor:
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi - Pedagang Kaki Lima (PKL), menjajakan daganganya di Jalur Pedestrian Kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018). 

Rencana relokasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat kepada ratusan pedagang kaki lima (PKL) baju Pasar Senen tak disambut baik oleh para pedagang. Mereka justru mengaku engan dipindahkan.

Tidak maunya pedagang dipindahkan karena merasa lokasi relokasi dianggap tidak strategis, sehingga para pedagang lebih ingin berada di jalanan yang secara langsung dapat berinteraksi dengan para pembeli.

Para pedagang ini rencananya akan dipindahkan pada 1 Desember 2019 mendatang ke Pasar Kenari. Setidaknya ada 108 kios yang diberikan.

Pemkot Jakpus Sediakan 108 Kios untuk Para Pedagang Pasar Senen yang Direlokasi ke Pasar Kenari

"Kalau dibilang mau ngak, ya pasti kita ngak mau, ya bisa dilihat sendiri di sini jauh lebih enak daripada di sana, karena orang juga tahunya baju di Senen ya di sini," kata Sodri (44) salah satu pedagang, Jumat (15/11/2019).

Menurut, Sodri ia sendiri memahami jika keberadaan para pedagang menganggu pejalan kaki.

Namun hal itu dilakukan karena tak punya pilihan lain, karena jika berada di tempat baru pemasukan para pedagang turun.

Meski begitu ia mengaku akan mengikuti aturan yang ada, sebab beberapa waktu lalu sudah dilakukan sosialisasi antara pedagang dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat.

"Ya kita nggak punya pilihan lain. Karena emang anjurannya dipindah ke Kenari, kalau di sini steril," ujarnya.

Pedagang Khawatir Omzet Turun

Sementara itu, Boy (28) salah satu pedagang mengatakan dirinya tak setuju akan rencana kepindahan para pedagang ke Pasar Kenari. Sebab hal itu akan mematikan omzet para pedagang.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved