Teknologi

Gandeng Kementerian Perindustrian dan Sucofindo, PT Biggy Cemerlang Siap Masuk ke Era Industri 4.0

Perusahaan plastik terkemuka di Tanah Air ini menggandeng Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan PT Sucofindo untuk menuju era industri 4.0.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Fred Mahatma TIS
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Direktur Industri Kimia Hilir Ditjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kemenperin Taufik Bawazier (tengah) berfoto bersama jajaran manajemen PT Biggy Cemerlang dan perwakilan PT Sucofindo usai penandatanganan dokumen kerja sama 'Pilot Project Implementasi Industri 4.0' di Kapuk Kamal Muara, Jakarta Utara, Kamis (14/11/2019). 

"Kami sudah ada sistem, tapi belum terintegrasi. Dengan dipandu Sucofindo kami berharap Biggy lebih real time, bisa memantau data, bisa mengetahui customer maunya apa, dengan demikian top manajemen cepat dalam mengambil tindakan," jelasnya.

Untuk proses menuju 4.0 ini, Biggy tidak terlalu mengeluarkan biaya besar. Mereka hanya perlu memodifikasi bebeapa aplikasi sehingga sesuai kebutuhan industri 4.0.

"Kami menargetkan dua tahun ke depan industri 4.0 ini sudah diaplikasikan di Biggy. Kami berkomitmen untuk itu," tandas Josephus.

"Kami berharap penerapan industri 4.0 ini bisa membuat proses produksi makin efisien. Saat ini produk gagal kita ada di angka 2 persen. Dengan sistem ini kita berharap turun ke angka nol," tuturnya lagi.

Direktur Industri Kimia Hilir Ditjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kemenperin Taufik Bawazier (kiri) dan Direktur Operasi PT Biggy Cemerlang Josephus (kedua dari kiri) menunjukkan dokumen kerja sama 'Pilot Project Implementasi Industri 4.0' di Kapuk Kamal Muara, Jakarta Utara, Kamis (14/11/2019).
Direktur Industri Kimia Hilir Ditjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kemenperin Taufik Bawazier (kiri) dan Direktur Operasi PT Biggy Cemerlang Josephus (kedua dari kiri) menunjukkan dokumen kerja sama 'Pilot Project Implementasi Industri 4.0' di Kapuk Kamal Muara, Jakarta Utara, Kamis (14/11/2019). (Wartakotalive.com/Hironimus Rama)

Saran terbaik

Erwin E. Hoesni selaku Kepala SBU - Perdagangan Industri Kelautan PT Sucofindo mengatakan sebagai konsultan yang dipercaya untuk mendampingi Biggy Cemerlang dalam memasuki era 4.0, mereka akan memberikan saran terbaik.

"Kami akan memberikan kontribusi dalam dua aspek yaitu readiness assessment dan factory scale,"ujarnya.

Setelah melakukan assessment, Sucofindo akan menentukan bagian mana saja yang masih menjadi masalah besar yang bisa menghambat penerapan industri 4.0.

"Kita akan memberikan saran terbaik agar Biggy bisa menerapkan industri 4.0 sesuai dengan target yang ditetapkan, " tutup Erwin.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved