Teknologi

Gandeng Kementerian Perindustrian dan Sucofindo, PT Biggy Cemerlang Siap Masuk ke Era Industri 4.0

Perusahaan plastik terkemuka di Tanah Air ini menggandeng Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan PT Sucofindo untuk menuju era industri 4.0.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Fred Mahatma TIS
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Direktur Industri Kimia Hilir Ditjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kemenperin Taufik Bawazier (tengah) berfoto bersama jajaran manajemen PT Biggy Cemerlang dan perwakilan PT Sucofindo usai penandatanganan dokumen kerja sama 'Pilot Project Implementasi Industri 4.0' di Kapuk Kamal Muara, Jakarta Utara, Kamis (14/11/2019). 

Menurutnya, ada 5 sektor yang menjadi prioritas untuk era industri 4.0 yaitu sektor kimia, alat transportasi, makanan dan minuman, elektronik dan tekstil.

"Lima sektor ini menjadi sektor andalan revolusi industri 4.0 karena memberikan kontribusi 60 persen terhadap PDB (Produk Domestik Bruto), "jelasnya.

Sebagai produsen plastik dan  perusahaan ternama dalam industri Fast Moving Consumer Good (FMCG),
Biggy Cemerlang masuk dalam kategori sektor makanan dan minuman.

"Biggy Cemerlang dipilih sebagai pilot project di sektor plastik karena lebih unggul dari perusahaan-perusahaan plastik lainnya, baik dari sisi tenaga kerja, kekuatan pasar hingga kapasitas produksi," ujar Taufik.

Keunggulan lainnya, kata Taufik, Biggy memiliki fleksibilitas dalam custom on demand. Ekspansi pasar perusahaan ini sangat bagus. Itu artinya, perusahaan ini sangat terbuka terhadap perubahan.

"Fleksibilitas ini terjadi karena dari sisi mesin mereka sudah mengaplikasi sedikit hal yang berbau robotik dan control processing.  Nah, selanjutnya nanti tinggal dibantu dalam hal integrasi menggunakan big data  untuk pengambilan keputusan sehingga bisa memperluas pasar hingga ke mancanegara,"imbuhnya.

Dengan memasuki era industri 4.0, Taufik berharap Biggy bisa membuka lapangan kerja, memenuhi permintaan produk plastik pasar dalam negeri serta meningkatkan ekspor.

Direktur Operasi PT Biggy Cemerlang Josephus (ketiga dari kanan) sedang menandatangani dokumen kerja sama 'Pilot Project Implementasi Industri 4.0' dengan Kementerian Perindustrian di Kapuk Kamal Muara, Jakarta Utara, Kamis (14/11/2019).
Direktur Operasi PT Biggy Cemerlang Josephus (ketiga dari kanan) sedang menandatangani dokumen kerja sama 'Pilot Project Implementasi Industri 4.0' dengan Kementerian Perindustrian di Kapuk Kamal Muara, Jakarta Utara, Kamis (14/11/2019). (Wartakotalive.com/Hironimus Rama)

Efisiensi

Direktur Operasi PT Biggy Cemerlang Josephus mengatakan industri 4.0 merupakan suatu keharusan jika ingin bertahan dalam persaingan global saat ini.

"Industri 4.0 memang sedang tren saat ini. Kita tidak bisa menolaknya jika tidak ingin mati. Tetapi soalnya adalah bagaimana menuju ke sana. Nah, untuk itulah kita gandeng Kemenperin dan PT Sucofindo," kata Josephus.

Selama ini, lanjutnya, semua teknologi mesin di Biggy sudah menggunakan robot. Namun ada yang masih kurang yaitu soal mengintegrasikan data menggunakan big data.  

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved