Breaking News:

Jalan Berbayar

Dewan Transportasi Minta Penerapan ERP Jalan Kalimalang Kota Bekasi Tidak Berlaku untuk Motor

Dewan Transportasi Minta Penerapan ERP Jalan Kalimalang Kota Bekasi Tidak Berlaku untuk Motor. Jalan Berbayar Akan Diterapkan Tahun 2020 Oleh BPTJ

Penulis: Muhammad Azzam | Editor:
Warta Kota/Muhammad Azzam
Jalan Raya Kalimalang atau KH Noer Ali Kota Bekasi yang direncanakan bakal diterapkan sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) di Jalan Kalimalang Kota Bekasi oleh BPTJ. 

Pihaknya juga telah diundang BPTJ untuk membahas perihal tersebut.

"Tapi aturan rincinya belum dijelaskan. Jadi saya pikir ada bagusnya sosialisasi dulu, jangan dulu digembar-gembor seperti itu kan cukup mengejutkan dan kaget," ungkap Deded.

Aturan yang harus dijelaskan, lanjut Deded, ialah besaran tarif, klasifikasi kendaraan maupun jam penerapan ERP itu.

"Apa sampai motor-motornya juga, platnya seperti yang kena ERP itu. Terus kalau yang tiap hari lewat seperti apa kalau orang yang tinggal di situ gimana, masa di depan rumah sendiri harus bayar gitu ya," jelas dia.

Kemudian, sarana dan prasarana penunjang itu juga harus dipersiapkan. Seperti pembangunan Park and Ride.

"Ini kan park and ride saja yang dari DKI baru dibangun tahun 2020. Dan pembangunan tol Becakayu yang lintasi Jalan Kalimalang belum rampung. Harusnya kan pertimbangannya hingga kesana," ucap dia.

Secara garis besar, Pemkot Bekasi dalam hal ini Dishub Kota Bekasi mendukung penerapan ERP untuk mengurangi penggunakan kendaraan pribadi ke DKI Jakarta.

Apalagi di Jalan Kalimalang menjadi lintasan utama kendaraan pribadi yang ingin menuju ke DKI Jakarta.

"Kita mendukung langkah atasi kemacetan, apalagi ini kan program nasional. Tapi ingat perlu sarana dan aturannya juga kan belum sampai ke kita rinci dan jelasnya seperti apa," kata Deded.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved