CPNS 2019
BPKAD Tangsel Tanggapi Keinginan Gaji Pegawai Honorer Setara UMK
BPKAD Tangsel Tanggapi Keinginan Gaji Pegawai Honorer Setara UMK. Selama ini gaji honorer kurang dari setengah besaran UMK
Penulis: Zaki Ari Setiawan |
Pendapatan pegawai honorer di Kota Tangerang Selatan masih jauh dari upah minimum kota (UMK). Oleh karena itu Forum Honorer Kota Tangerang Selatan meminta kesetaraan upah.
Sekretaris Forum Honorer Kota Tangsel, Abdul Azis, mengatakan, untuk gaji pegawai honorer di Tangerang Selatan khusus pendidikan terakhir SMA masih kurang dari setengah UMK.
"Sekarang lulusan SMA Rp 1,7 sampai Rp 2 juta. Kalau S1 Rp 2,2 sampai Rp 2,5 juta, gitu kan jauh dari UMK," kata Azis dihubungi, Jumat (15/11/2019).
• Tuntutan Prioritas 60 Persen CPNS Ditolak Pemkot, Forum Honorer Tangsel Kini Desak Gaji Sesuai UMK
Sebelumnya, Forum Honorer Kota Tangerang Selatan juga menuntut 60 persen dari total formasi di seleksi CPNS 2019 untuk diprioritaskan.
Akan tetap Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) meminta para honorer untuk mengikuti aturan dengan mendaftar seleksi yang lain.
"Artinya gini, tuntutan kita bukan tuntutan yang menuntut secara gaji buta, kita kebijakan saja dari pimpinan untuk disamakan dengan UMK," ujar Azis.
Sementara itu, kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tangerang Selatan, Warman, menerangkan, kenaikan gaji honorer harus mempertimbangkan banyak faktor.
"Mengenai gaji ini bukan perusahaan, ini pemerintahan yang pelayanannya kepada masyarakat yang menyesuaikan Anjab ABK (Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja)," ungkap Warman.
Warman menerangkan, gaji pegawai honorer itu berdasarkan pada kemampuan daerah.
Terkait kenaikan upah, menurut Warman semua honorer rata-rata memiliki upah yang setara sesuai dengan pendidikan terakhir.
"Untuk setiap orang dintangsel bisa hampir sama, sekitar Rp 2,3 juta sampai Rp 3 juta," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/warman11.jpg)