Belum Ada OTT Lagi Pasca UU Baru KPK Berlaku, Saut Situmorang: Belum Nemu yang Perlu Ditangkap

"Enggak bisa juga dipaksa nangkepin orang gitu ya, enggak nemu bagaimana? Belum nemu gitu," kata Saut

Belum Ada OTT Lagi Pasca UU Baru KPK Berlaku, Saut Situmorang: Belum Nemu yang Perlu Ditangkap
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi: Petugas disaksikan Ketua KPK Agus Rahardjo (kanan), menunjukkan barang bukti terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung KPK, Jakarta Selatan, 

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Saut Situmorang menyatakan, KPK masih bekerja seperti biasa setelah pemberlakuan UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

Saut mengatakan, belum adanya operasi tangkap tangan dan tersangka baru disebabkan belum ada aktivitas korupsi yang terlacak KPK dan dapat ditangkaptangan.

"Enggak bisa juga dipaksa nangkepin orang gitu ya, enggak nemu bagaimana? Belum nemu gitu," kata Saut di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (15/11/2019). 

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, bersiap memberi keterangan pers mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) kasus korupsi pejabat Kementerian Pekerjaan PUPR dengan pihak swasta, di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (30/12/2018) dini hari. Dari OTT tersebut KPK menyita barang bukti uang dalam tiga pecahan mata uang sebesar 3.200 dolar AS, 23.100 dolar Singapura, dan Rp 3,9 miliar, serta menangkap 20 orang terkait proyek sistem penjernihan air minum (SPAM) Ditjen Cipta Karya tahun 2018 di sejumlah daerah.
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang

Mahfud MD Bilang Jokowi Pernah Minta KPK Ungkap Kasus Besar tapi Tak Kunjung Dilaksanakan

Anak Yasonna Laoly Akan Diperiksa KPK Terkait OTT di Medan, Mengapa Sang Ayah Melarang Datang?

Irjen Firli Bakal Berbintang Tiga Saat Jabat Ketua KPK, IPW Bilang Berpeluang Jadi Calon Kapolri

 Saut menuturkan, tidak adanya OTT dan penetapan tersangka baru merupakan hal yang lumrah.

Ia menyebut pada tahun-tahun sebelumnya juga ada periode waktu di mana KPK tak menggelar OTT.

Ia menegaskan, kendati tak ada OTT, KPK tetap menjalankan fungsinya dalam menindak kasus korupsi.

Saut menyebut, tim penyelidik KPK juga masih terus bekerja.

"Aku hari ini baru tanda tangan marking juga, hari ini tetap. Mereka masih bekerja, penyelidik masih bekerja terus. Tapi aku enggak bisa nunjukin kamu siapa yang saya ikutin hari ini kan," ujar Saut.

Diberitakan sebelumnya, KPK belum membuka penyidikan baru setelah berlakunya UU KPK yang baru.

Modal Kembangkan Sayap Bisnis, Brisia Jodie Bakal Tuntut Ilmu di Australia

 Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK belum membuka penyidikan baru karena mesti mencermati isi UU KPK yang baru.

Halaman
12
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved